JAKARTAHYPE.COM - Bulan suci Ramadan membawa berkah, namun tantangan fisik seperti mudah lelah seringkali menyertai ibadah puasa. Bagi banyak umat Muslim, mempertahankan produktivitas harian menjadi isu krusial ketika asupan makanan dan minuman dibatasi dari fajar hingga magrib.
Hal ini menimbulkan pertanyaan mendasar, bagaimana cara memastikan tubuh tetap bugar dan tidak mudah lunglai meski sedang menahan lapar dan dahaga? Kuncinya terletak pada manajemen pola makan yang cerdas, terutama saat waktu makan terbatas.
Infotren.ID menyoroti bahwa salah satu fondasi utama untuk mencegah kelelahan ekstrem adalah dengan memperhatikan secara saksama apa yang dikonsumsi saat sahur dan ketika berbuka puasa. Asupan nutrisi yang tepat akan menentukan tingkat energi seseorang sepanjang hari.
Sesi santap sahur tidak boleh dilewatkan sama sekali, karena momen inilah yang berfungsi sebagai sumber energi utama yang harus bertahan hingga waktu berbuka tiba. Melewatkan sahur sama saja dengan memulai perjalanan tanpa bekal yang memadai.
Saat sahur, para ahli gizi menyarankan untuk memprioritaskan konsumsi makanan yang tinggi serat dan protein. Komposisi nutrisi ini sangat penting karena membantu proses pencernaan berjalan lambat, sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama.
Sebaliknya, ada jenis makanan yang harus dihindari secara ketat saat sahur, yaitu makanan yang didominasi oleh gula tinggi atau karbohidrat sederhana. Makanan jenis ini cenderung memberikan lonjakan energi sesaat yang cepat hilang.
Akibatnya, tubuh akan mengalami penurunan energi drastis hanya dalam beberapa jam setelah mengonsumsi santapan tersebut. Hal ini tentu sangat kontraproduktif bagi mereka yang memiliki jadwal padat seharian.
Dilansir dari INFOTREN.ID, ada beberapa tips praktis yang dapat diterapkan oleh setiap individu agar ibadah puasa dapat berjalan lancar tanpa dibayangi rasa lemas yang berlebihan. Tips ini berfokus pada penyesuaian asupan gizi.
"Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar puasa tetap lancar tanpa rasa lemas berlebihan," demikian disampaikan oleh sumber yang dikutip dari INFOTREN.ID mengenai pentingnya penyesuaian pola makan selama Ramadan.