JAKARTAHYPE.COM - Desainer ternama Indonesia, Stella Rissa, baru-baru ini menyelenggarakan sebuah pameran mode yang unik bertajuk "Freedom". Acara ini berlangsung di Dgallerie, Barito, Jakarta Selatan, dan dibuka untuk umum pada tanggal 6 hingga 7 Juni.

Pameran ini menyajikan pendekatan yang berbeda dari peluncuran koleksi busana konvensional, karena lebih berfokus pada eksplorasi filosofi di balik proses kreatif. Pengunjung diajak untuk melihat mode bukan hanya sebagai produk akhir, melainkan sebagai sebuah perjalanan artistik yang dinamis dan personal.

Meskipun instalasi yang dipamerkan didominasi oleh delapan gaun berwarna putih, Stella Rissa menegaskan bahwa tema ini tidak secara spesifik merujuk pada busana pernikahan. Warna putih dipilih sebagai metafora visual untuk kanvas kosong, melambangkan ruang tanpa batas untuk kebebasan berekspresi.

Filosofi utama di balik pameran ini dijelaskan oleh Stella Rissa mengenai konsep kebebasan dalam berkarya. "Freedom itu you know what you're doing but you gotta do it free," ungkap Stella mengenai esensi pamerannya.

Stella Rissa menekankan bahwa kebebasan dalam konteks ini bukanlah tanpa arah, melainkan tentang keberanian mengeksekusi visi secara otentik tanpa terbebani oleh ekspektasi eksternal. Hal ini menjadi poin penting dalam pemahaman pengunjung terhadap tujuan pameran tersebut.

Pemilihan warna putih yang seragam berfungsi untuk menghilangkan elemen distraksi visual, sehingga pengunjung dapat memusatkan perhatian pada detail halus, tekstur kain, dan keahlian teknis (craftsmanship) yang menjadi ciri khas karya Stella Rissa.

Berbeda dari standar pameran fesyen, Stella Rissa memberikan izin kepada pengunjung untuk menyentuh dan merasakan langsung material serta teknik konstruksi pada gaun-gaun yang dipajang. Pendekatan interaktif ini bertujuan untuk mempererat koneksi antara pencipta dan apresiasi publik.

"End product is one thing, but process is something beautiful yang perlu di-highlight. Ketika orang tahu prosesnya, mereka akan lebih mengapresiasi," jelas desainer jebolan LaSalle College Jakarta tersebut. Pendekatan ini menciptakan suasana pameran yang lebih intim dan bersifat edukatif bagi siapa pun yang hadir.

Salah satu sorotan utama adalah instalasi khusus yang menampilkan rekaman video aktris Asmara Abigail. Dalam video tersebut, Asmara menari secara bebas menggunakan sebuah gaun putih rancangan Stella yang awalnya disiapkan untuk Cannes Film Festival 2026, namun batal dipakai karena aturan pakaian yang terlalu transparan.