JAKARTAHYPE.COM - Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, memilih untuk bersikap sangat hati-hati dan penuh penghormatan menjelang bentrokan besar melawan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Senin malam.

Pertemuan ini menjadi sorotan utama karena mempertemukan dua kekuatan besar Eropa, di mana fokus publik turut tertuju pada kehadiran megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo. De la Fuente berusaha meredam potensi ketegangan menjelang laga penting tersebut.

Dalam konferensi pers prapertandingan yang diselenggarakan sebelum laga, De la Fuente menyampaikan pandangannya mengenai persiapan timnya serta menghormati lawan. Hal ini sebagaimana dimuat oleh surat kabar ternama Spanyol, "AS".

Ia secara eksplisit membela filosofi permainan yang diusung oleh La Roja, timnas Spanyol, sambil memberikan pujian setinggi langit kepada kapabilitas dan rekam jejak Cristiano Ronaldo. Pendekatan ini bertujuan menjaga atmosfer pertandingan tetap sportif.

De la Fuente mengungkapkan kekagumannya yang mendalam terhadap sosok Ronaldo, menjadikannya contoh inspiratif bagi banyak orang. Ia melihat Ronaldo bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai figur dengan karakter yang luar biasa.

"Saya adalah pengagum Cristiano Ronaldo, dan orang-orang seperti dia," ujar Luis de la Fuente. "Dia memiliki kepribadian yang kuat dan tak kenal lelah, serta menjadi teladan dalam hal nilai-nilai," tambah beliau.

Pelatih Spanyol tersebut menekankan bahwa warisan yang ditinggalkan Ronaldo sangat besar, bahkan ia memandang bahwa warisan itu masih akan terus bertambah di masa depan. Oleh karena itu, kewaspadaan penuh harus diterapkan oleh timnya.

"Saya angkat topi untuknya," kata De la Fuente. "Bukan hanya karena warisan yang telah dia tinggalkan, tetapi juga karena warisan yang akan dia tinggalkan."

Ia menegaskan bahwa meskipun Ronaldo tidak perlu dijaga secara individual oleh satu pemain, pengawasannya harus dilakukan secara kolektif di seluruh area lapangan. Setiap pergerakan sang kapten Portugal harus diantisipasi.