JAKARTAHYPE.COM - Sean O’Malley, yang dikenal sebagai salah satu bintang terbesar dalam roster Ultimate Fighting Championship (UFC) saat ini, angkat bicara mengenai persepsi publik terkait perlakuan yang ia terima dari promotor. Banyak pengamat menilai bahwa popularitas dan kemampuan O'Malley menarik penonton menjadi faktor utama dalam penentuan pertarungannya.
Namun, O'Malley menegaskan bahwa meskipun ia memang mampu menarik banyak pasang mata saat bertarung, hal itu tidak serta merta berarti UFC memberikan segalanya kepadanya dengan mudah. Ia mengindikasikan bahwa kesuksesan dalam negosiasi atau penentuan lawan tetap memerlukan proses yang wajar dalam industri olahraga tarung profesional.
Mengenai topik spesifik yang sering dibicarakan, O'Malley juga membahas mengenai kemungkinan adanya pertarungan kedua (rematch) dengan dua penantang utama di divisi bantamweight. Dua nama yang paling sering dikaitkan dengan potensi duel berikutnya adalah mantan juara Petr Yan dan petarung tangguh Merab Dvalishvili.
"Sean O’Malley adalah seorang bintang, tetapi hanya karena ia menarik banyak perhatian setiap kali dia bertarung, tidak berarti UFC begitu saja memberikan segalanya kepadanya dengan mudah," ujar seorang sumber mengenai pandangan umum terhadap status O'Malley.
Dilansir dari sumber berita tersebut, O'Malley secara eksplisit menepis anggapan bahwa statusnya sebagai magnet penonton otomatis memberikannya hak istimewa dalam memilih lawan atau mengamankan jadwal pertarungan yang diinginkan. Ia menekankan bahwa mekanisme di dalam organisasi tetap berjalan sesuai prosedur.
Ketika ditanya tentang prospek pertarungan ulang, O'Malley memberikan pandangan terbuka mengenai kemungkinan menghadapi lawan-lawan yang pernah ia hadapi sebelumnya dalam karirnya. Ini menunjukkan kesiapannya untuk menghadapi tantangan berat demi mempertahankan statusnya sebagai juara.
Secara spesifik, nama Petr Yan, yang pernah ia kalahkan dalam perebutan gelar, selalu menjadi topik hangat untuk duel ulangan. Demikian pula dengan Merab Dvalishvili, yang rekor kemenangannya terus bertambah dan menjadi ancaman serius di divisi tersebut.
O'Malley tampaknya menyadari bahwa di puncak piram divisi, setiap lawan yang ada memiliki potensi untuk menjadi lawan berikutnya, terlepas dari statusnya sebagai bintang atau bukan. Ia siap menghadapi siapapun yang ditetapkan oleh pihak promotor.
Keseluruhan pernyataan O'Malley ini berfungsi sebagai klarifikasi bahwa meskipun ia adalah aset komersial penting bagi UFC, ia tetap harus melalui proses persaingan yang ketat untuk menentukan lawan selanjutnya. Hal ini menjaga integritas kompetitif divisi kelas bantam UFC.