JAKARTAHYPE.COM - Kota Rotterdam pada pekan ini akan menggelar serangkaian acara untuk memperingati momentum kelam 86 tahun lalu, yakni tragedi pemboman yang meluluhlantakkan jantung kota pada 14 Mei 1940. Peringatan ini terbuka untuk umum dan menjadi momen refleksi kolektif bagi seluruh warga kota.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada pukul 13.27 WIB, ketika serangan udara oleh pasukan Jerman menghantam Rotterdam, yang kemudian memaksa Belanda menyerah kepada Nazi. Pendudukan negara oleh rezim tersebut berlangsung hingga tanggal 5 Mei 1945.

Dampak dari pemboman tersebut sangat masif, menyebabkan lebih dari 25.000 rumah hancur rata dengan tanah. Selain itu, ribuan fasilitas komersial seperti toko, kantor, dan bengkel juga ikut menjadi korban amukan bom.

Lebih lanjut, kehancuran meluas ke sektor sosial dan budaya, di mana lebih dari 500 kafe dan restoran, 26 hotel, 12 bioskop, dan 24 gereja berubah menjadi puing dan abu. Diperkirakan sekitar 900 orang meninggal dunia dalam serangan tersebut, sementara hampir 80.000 warga kehilangan tempat tinggal.

Peringatan tahunan ini akan dilaksanakan di tiga lokasi utama: di Statenweg, di dalam Laurenskerk, dan di Plein 1940, seperti yang telah menjadi tradisi setiap tahunnya untuk mengenang hari yang mengubah kota secara drastis.

Rangkaian acara di Statenweg dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB di dekat nomor 147, lokasi bersejarah di mana ultimatum penyerahan diri dengan ancaman penghancuran kota diserahkan kepada komando militer Belanda pada tahun 1940.

Setelah itu, pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, akan diselenggarakan kebaktian di Laurenskerk, di mana para siswa akan menyalakan lilin untuk semua korban sekaligus membacakan kisah-kisah personal terkait peristiwa tersebut.

Dilansir dari sumber berita, Walikota Carola Schouten terlihat hadir dalam peringatan tahun sebelumnya, menggarisbawahi pentingnya acara ini bagi memori kolektif kota.

Peringatan akan dilanjutkan dengan prosesi berjalan kaki dari Laurenskerk menuju Plein 1940, yang merupakan lokasi patung peringatan karya Zadkine. Upacara utama di Plein 1940 akan dimulai pukul 13.00 WIB.