JAKARTAHYPE.COM - Rockstar Games dilaporkan sedang menerapkan strategi pengamanan informasi yang sangat ketat menjelang peluncuran Grand Theft Auto (GTA) 6 yang sangat dinantikan publik. Langkah drastis ini diambil sebagai upaya untuk mengendalikan publikasi dan mencegah kebocoran data sensitif di ranah digital.
Tindakan pengamanan yang diperketat ini dipicu oleh maraknya spekulasi pra-pesan dan permintaan akses awal yang beredar di platform seperti Telegram. Studio pengembang tersebut dikabarkan telah merombak total sistem keamanan internal mereka pasca insiden peretasan kode sumber yang terjadi pada tahun 2022.
Menurut beberapa sumber internal industri, Rockstar Games memutuskan untuk tidak mendistribusikan salinan ulasan (review copies) kepada para jurnalis maupun konten kreator. Sebagai gantinya, mereka merencanakan acara ulasan eksklusif yang diadakan di lokasi rahasia dan diawasi dengan pengawasan ketat.
Dikutip dari Tom Henderson dari Insider Gaming Weekly, ada pandangan bahwa informasi konkret mengenai game tersebut tidak akan muncul sebelum Juli atau Agustus. Henderson menyatakan, "Saya pikir kita semua telah mengatakan bahwa kita tidak akan mendapatkan sesuatu yang nyata sampai Juli, Agustus, terutama Agustus, ketika panggilan pendapatan mereka berikutnya akan berlangsung."
Lebih lanjut, Tom Henderson mengomentari validitas email yang sempat memicu rumor pembukaan pra-pesan pada 18 Mei. Ia mengonfirmasi bahwa email tersebut memang sah berasal dari Impact, meskipun aktivitas peluncuran sebenarnya diperkirakan baru terjadi pada kuartal ketiga tahun 2026.
Henderson menambahkan mengenai keaslian komunikasi tersebut, "Saya pikir salah satu hal penting tentang email ini adalah bahwa itu sah dalam artian dikirim oleh Impact. Seperti, itu adalah email yang sah yang dikirim oleh Impact." Ia juga mencatat bahwa Best Buy dan Impact menolak memberikan komentar, yang dianggap wajar mengingat adanya pengawasan ketat dari Take-Two Interactive.
Spekulasi mengenai ketiadaan pratinjau publik semakin menguat seiring dengan ketatnya pengamanan informasi yang dilakukan oleh Rockstar Games. Nukov, seorang YouTuber yang juga bagian dari Insider Gaming Weekly, menegaskan hal ini.
Nukov menyatakan, "Tidak akan ada pratinjau GTA 6. Tidak akan ada salinan ulasan yang dikirimkan. Tidak akan ada apa pun," menegaskan perubahan strategi distribusi konten sebelum peluncuran.
Pengetatan keamanan ini telah menimbulkan dampak signifikan, termasuk pemecatan 34 karyawan pada Oktober 2025 yang diduga terlibat dalam penyebaran informasi rahasia. Rockstar bahkan dikabarkan siap mengubah jadwal kampanye pemasaran apabila detail penting mengenai GTA 6 bocor lebih awal dari rencana.