JAKARTAHYPE.COM - Kabar duka palsu mengenai meninggalnya komedian senior Haji Bolot sempat menghebohkan jagat maya beberapa waktu lalu. Hal ini kemudian menarik perhatian presenter dan komedian Rico Ceper untuk angkat bicara mengenai fenomena hoaks tersebut.
Rico Ceper secara terbuka menyatakan kegelisahannya saat pertama kali menemukan berita bohong tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial. Kebetulan, Rico baru saja mendapatkan informasi langsung mengenai kondisi kesehatan Haji Bolot.
Peristiwa ini terjadi setelah Rico Ceper melakukan kunjungan langsung ke kediaman Haji Bolot pada malam hari. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menanyakan perkembangan kesehatan sang komedian yang diketahui sedang dalam masa perawatan medis.
Rico menceritakan bahwa kunjungannya berlangsung pada Kamis malam, di mana ia sempat berdiskusi cukup lama dengan keluarga terdekat Haji Bolot. Ia bertemu dengan anak bernama Yanto beserta menantunya saat berada di rumah tersebut.
"Itu dia lucunya socmed itu. Kalau nggak salah beredarnya malam Jumat. Saya ke rumahnya Pak Haji Bolot habis magrib, sampai jam 8 malam. Saya ketemu anaknya, Yanto, sama mantunya. Ngobrol panjang lebar soal kondisi Pak Haji Bolot," kata Rico Ceper di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026) malam.
Rico Ceper menilai bahwa penyebaran informasi yang tidak akurat melalui media sosial menunjukkan dampak negatif yang besar bagi publik. Ia menekankan bahwa menyebarkan kabar duka palsu adalah tindakan yang tidak etis dan tidak pantas dilakukan.
Tindakan penyebaran hoaks seperti ini dianggap Rico sangat tidak elok, mengingat sensitivitas isu yang diangkat, yaitu kabar mengenai kesehatan seorang tokoh publik senior. Hal ini menunjukkan perlunya literasi digital yang lebih baik di kalangan pengguna internet.
Insiden ini menjadi pengingat bagi publik mengenai pentingnya verifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Kejadian ini juga menyoroti betapa cepatnya informasi, baik yang benar maupun yang salah, dapat menyebar di era digital saat ini.
Dikutip dari berbagai sumber, Rico Ceper berharap agar masyarakat lebih bijak dalam menyaring konten yang mereka terima di dunia maya, khususnya terkait isu-isu personal atau kesehatan.