JAKARTAHYPE.COM - Dunia industri kecantikan di Indonesia menunjukkan evolusi signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pergeseran fokus kini terlihat jelas, bergerak melampaui perawatan kulit (skincare) dan tata rias (makeup) konvensional.
Masyarakat kini semakin menaruh perhatian besar pada metode perawatan modern yang memanfaatkan teknologi mutakhir. Metode ini diklaim dapat mendukung pemeliharaan penampilan fisik sekaligus meningkatkan kesehatan tubuh dari dalam tubuh.
Berbagai inovasi perawatan berbasis teknologi, seperti terapi laser, regenerative treatment, hingga terapi sel, mulai populer dan banyak dibicarakan. Tren ini mendorong munculnya konsep kecantikan yang lebih holistik dan menyeluruh.
Perkembangan ini terlihat nyata di Indonesia melalui meningkatnya minat terhadap bidang regenerative medicine atau terapi medis yang memanfaatkan teknologi canggih. Salah satu terapi yang menarik perhatian adalah terapi stem cell.
Terapi stem cell kini semakin dikenal sebagai bagian dari segmen perawatan premium di Indonesia. Terapi berbasis sel punca ini bertujuan membantu regenerasi jaringan tubuh serta mendukung pemeliharaan kualitas hidup dari inti sel.
Minat yang tinggi terhadap terapi ini didorong oleh persepsi bahwa perawatan tersebut berhubungan erat dengan upaya menjaga vitalitas dan kualitas hidup jangka panjang. Hal ini menandai transformasi paradigma kecantikan.
Prof. Deby Vinski, seorang pakar regenerative medicine asal Indonesia sekaligus Presiden World Council of Stem Cell, memberikan pandangan mengenai perubahan ini. Ia merupakan salah satu tokoh penting dalam mempopulerkan terapi ini di Tanah Air.
"Sekarang masyarakat mulai memahami bahwa perawatan modern bukan hanya soal penampilan luar, tetapi juga menjaga kondisi tubuh secara menyeluruh," ujar Prof. Deby Vinski dalam keterangan pada media.
Prof. Deby Vinski juga aktif menjalankan layanan regenerative medicine melalui fasilitas yang ia kelola di Vinski Tower, Jakarta. Di sana, fokus utamanya adalah pengembangan teknologi kesehatan terkini.