JAKARTAHYPE.COM - Perseteruan mengenai hak asuh dan pertemuan anak antara presenter Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah adanya pernyataan terbaru dari pihak Sarwendah. Inti permasalahan ini berpusat pada pertemuan anak-anak mereka dengan Ruben Onsu di bandara beberapa hari yang lalu.

Pihak Sarwendah sebelumnya mengklaim bahwa pertemuan tersebut terlaksana karena kliennya menunjukkan "kebesaran hati" dengan menunggu di lokasi tersebut. Hal ini menjadi titik pemicu bagi tim kuasa hukum Ruben Onsu untuk memberikan klarifikasi resmi.

Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, secara tegas menyentil pernyataan yang dilontarkan oleh pihak Sarwendah mengenai momen pertemuan tersebut. Minola menekankan bahwa narasi "kebesaran hati" tersebut dianggap keliru dan tidak sesuai dengan konteks hukum yang berlaku.

Minola Sebayang menyampaikan bahwa mempertemukan anak dengan ayah kandungnya merupakan sebuah tanggung jawab, bukan sebuah kemurahan hati yang patut dipuji oleh salah satu pihak orang tua. Hal ini harus dipandang dari perspektif yang lebih objektif dan berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat.

Pernyataan krusial datang dari kuasa hukum Ruben Onsu yang menegaskan posisi hukum dari pertemuan tersebut. "Mempertemukan anak dengan ayah kandungnya bukanlah sebuah kemurahan hati dari ibu, melainkan sebuah kewajiban hukum yang sudah disepakati bersama," tegas Minola Sebayang.

Perselisihan ini bermula secara spesifik ketika kuasa hukum Sarwendah mengklaim bahwa kliennya telah berbesar hati menanti di bandara. Penantian tersebut dilakukan agar Thalia dan Thania dapat bertemu dengan Ruben Onsu sebelum mereka berangkat untuk melaksanakan ibadah umrah.

Menanggapi framing yang dianggap menyesatkan tersebut, Minola Sebayang meminta semua pihak terkait untuk kembali menggunakan nalar dan logika yang sehat. Ia menekankan pentingnya menghindari terjebak dalam narasi yang sengaja dibentuk agar terkesan tidak tepat.

Minola Sebayang secara eksplisit meminta agar penggunaan diksi dalam persoalan hak asuh anak ini dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan persepsi publik yang menyimpang. Permintaan ini disampaikan sehubungan dengan sensitivitas isu yang sedang dihadapi oleh keluarga tersebut.

Dikutip dari berbagai sumber, momen pertemuan di bandara tersebut terjadi sebelum anak-anak dan Sarwendah bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Kejadian ini menjadi sorotan publik mengingat status Ruben Onsu dan Sarwendah yang saat ini sedang dalam proses perceraian.