JAKARTA, JakartaHype.com – Perayaan hari ulang tahun pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di dalam jet pribadi kembali menjadi sorotan publik. Namun, kali ini kemewahan tersebut memicu kritik tajam mengingat status baru Raffi Ahmad sebagai pejabat negara.
Pengamat Kebijakan Publik, Abdul Hamim Jauzie, menilai ada standar etika yang berubah sejak Raffi resmi menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Menurutnya, tindakan memamerkan kemewahan di tengah situasi ekonomi masyarakat yang sulit menunjukkan kurangnya empati sosial.
"Raffi Ahmad sekarang bukan sekadar figur publik atau artis, dia adalah pejabat negara. Secara etika kebijakan publik, memamerkan kemewahan di jet pribadi di tengah kondisi ekonomi rakyat yang sedang menantang menunjukkan kurangnya sense of crisis," tegas Hamim pada Kamis (9/2/2026).
Hamim menambahkan, sebagai sosok yang ditugaskan membina generasi muda, Raffi seharusnya memberikan teladan yang selaras dengan semangat kesederhanaan. Ia menekankan bahwa pejabat publik merupakan simbol negara yang setiap tindakannya akan selalu dipantau dan dipertanyakan kepantasannya oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Hamim menyarankan agar pihak Istana mengambil langkah tegas untuk menjaga marwah institusi kepresidenan. Ia berpendapat bahwa Presiden perlu memberikan teguran sebagai pengingat bahwa gaya hidup pribadi seorang pejabat tidak dapat dipisahkan sepenuhnya dari citra pemerintah.
"Teguran ini penting untuk menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam menerapkan standar etika bagi seluruh jajarannya tanpa terkecuali," lanjutnya.
Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bagi Raffi Ahmad untuk lebih mawas diri dalam berkomunikasi di ruang digital. Hamim mengingatkan bahwa jabatan Utusan Khusus Presiden melekat selama 24 jam sehari dan tidak bisa dilepaskan begitu saja saat berada di luar jam kantor.
Dengan demikian, setiap konten yang diunggah ke media sosial bukan lagi sekadar hiburan pribadi, melainkan representasi dari seorang pejabat negara yang sedang mengemban amanah publik.