JAKARTAHYPE.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi adanya serangkaian aktivitas seismik berupa tiga gempa bumi dangkal yang mengguncang wilayah Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa-gempa ini terjadi dalam rentang waktu relatif singkat pada Jumat pagi.
Rentetan guncangan tersebut memiliki kekuatan magnitudo yang bervariasi, yakni berkisar antara 3,1 hingga magnitudo 3,7. Kekuatan ini menunjukkan adanya aktivitas tektonik yang cukup aktif di zona tersebut.
Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Sumawan, menjelaskan bahwa secara geologis, terdapat dua struktur sesar utama yang berada dalam jarak berdekatan dengan lokasi episentrum rangkaian gempa tersebut. Kedua sesar yang dimaksud adalah Sesar Selat Lombok dan Sesar Batu Jae.
"Berdasarkan literatur yang ada terdapat dua sesar yang berdekatan dengan lokasi gempa, yaitu Sesar Selat Lombok dan Sesar Batu Jae. Namun, sesar mana yang memicu gempa tersebut masih memerlukan analisis lebih lanjut," kata Sumawan di Mataram, Jumat.
Gempa pertama tercatat terjadi pada pukul 04.03 WITA dengan kekuatan tertinggi mencapai 3,7 magnitudo. Gempa awal ini terjadi pada kedalaman yang relatif dangkal, yaitu 11 kilometer di bawah permukaan bumi.
Episentrum dari gempa pertama tersebut berada sekitar 18 kilometer di sebelah utara Lombok Barat. Getaran dampaknya dilaporkan dapat dirasakan oleh warga di Lombok Utara, Mataram, dan Lombok Tengah dengan skala intensitas II hingga III MMI.
BMKG kemudian mencatat adanya dua kali gempa susulan yang terjadi tak lama berselang setelah guncangan utama tersebut. Aktivitas ini menunjukkan adanya penyesuaian kerak bumi pasca gempa awal.
Sekitar satu setengah jam setelah gempa pertama, tepatnya pukul 05.43 WITA, gempa kedua kembali terjadi dengan kekuatan sedikit lebih kecil, yaitu 3,1 magnitudo. Pusat gempa susulan ini berada di barat daya Lombok Utara dengan kedalaman 13 kilometer.
Getaran dari gempa kedua ini juga dirasakan di wilayah Lombok Barat dan Mataram dengan intensitas yang sama, yakni II–III MMI. Setelah itu, BMKG mencatat adanya satu lagi aktivitas gempa susulan hingga pukul 06.42 WITA.