JAKARTAHYPE.COM - Perhatian publik kembali tertuju pada penampilan fisik idola K-Pop, khususnya Giselle dari grup Aespa, menyusul adanya perubahan bobot tubuh yang cukup terlihat. Isu mengenai penurunan berat badan sang idola menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar belakangan ini.
Baru-baru ini, Giselle memutuskan untuk memberikan klarifikasi langsung kepada penggemar mengenai isu yang beredar tersebut. Hal ini dilakukannya melalui sesi siaran langsung di salah satu platform media sosial pribadinya.
Dalam sesi interaktif tersebut, Giselle memberikan penjelasan detail mengenai proses penurunan berat badannya yang dianggap cukup drastis oleh sebagian besar penggemar. Ia ingin meluruskan persepsi bahwa perubahan fisiknya terjadi karena metode diet yang ekstrem.
Giselle mengonfirmasi bahwa ia memang mengalami penurunan berat badan yang signifikan, yaitu mencapai 10 kilogram. Penurunan berat badan ini terjadi secara bertahap selama periode tujuh tahun terakhir ke belakang.
Yang menarik, Giselle menekankan bahwa penurunan bobot tubuh tersebut bukanlah hasil dari pembatasan makanan ketat atau program diet yang menyiksa. Hal ini menjadi poin penting yang ingin ia sampaikan kepada publik.
Menurut pengakuannya, penyusutan berat badan tersebut ternyata merupakan dampak tidak langsung dari kondisi kesehatan mental yang ia alami. Kondisi ini berkaitan dengan gangguan emosi dan fokus yang dialaminya sehari-hari.
"Berat badannya sebenarnya menyusut secara bertahap sebanyak 10 kg dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir," ujar Giselle saat siaran langsung, mengonfirmasi angka penurunan berat badan yang dialaminya.
Ia menambahkan bahwa perubahan fisiknya ini merupakan efek samping dari gangguan emosi dan fokus yang dialaminya selama ini. "Menariknya, penurunan berat badan tersebut bukan dipicu oleh diet ekstrem, melainkan efek samping dari gangguan emosi dan fokus yang dialaminya," ungkap Giselle.
Dilansir dari sumber informasi terkait, pengakuan Giselle ini memberikan perspektif baru mengenai bagaimana tekanan dan kondisi kesehatan mental dapat memengaruhi aspek fisik seorang figur publik.