JAKARTAHYPE.COM - Jepang secara konsisten menempati posisi dalam lima besar negara dengan harapan hidup tertinggi di dunia, sebuah pencapaian yang sering dikaitkan dengan pola makan sehat mereka. Fenomena ini sangat terlihat jelas pada penduduk Okinawa, yang gaya hidupnya sering menjadi inspirasi global dalam menjaga kesehatan dan umur panjang.

Salah satu komponen kunci dalam diet masyarakat Jepang Timur yang dipercaya mendukung kesehatan optimal adalah sarapan tradisional yang kaya nutrisi bernama natto. Makanan fermentasi ini diyakini berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan, kepadatan tulang, fungsi kardiovaskular, hingga memperkuat daya tahan tubuh.

Natto sendiri dipercaya memiliki sejarah penemuan yang tak disengaja, terjadi konon saat para prajurit samurai di bawah pimpinan Jenderal Minamoto no Yoshiie membungkus kedelai rebus dan nasi menggunakan jerami. Bakteri yang terkandung dalam jerami tersebut kemudian memicu proses fermentasi kedelai tersebut.

Saat ini, proses pembuatan natto melibatkan fermentasi kedelai dengan bantuan bakteri Bacillus subtilis, yang menghasilkan tekstur unik. Teksturnya sangat lengket dan berserat, diimbangi dengan cita rasa umami yang gurih, sedikit pahit, serta aroma yang cukup kuat.

Dari segi nutrisi, natto merupakan sumber gizi yang padat; berdasarkan data United States Department of Agriculture (USDA), setiap 100 gram natto mengandung 19,4 gram protein dan 5,4 gram serat. Kandungan ini setara dengan protein dari sekitar tiga butir telur, menjadikannya pilihan sarapan yang sangat mengenyangkan.

"Setiap 100 gram natto mengandung 19,4 gram protein, 5,4 gram serat, 11 gram lemak, 729 miligram kalium, dan 217 miligram kalsium," demikian rincian nutrisi yang disajikan oleh United States Department of Agriculture (USDA). Selain itu, natto juga mengandung kalium yang kadarnya bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan buah pisang.

Sebagai makanan probiotik, natto mengandung bakteri baik yang penting untuk menjaga keseimbangan mikrobioma usus. Bakteri baik ini sangat vital dalam mendukung proses pencernaan yang sehat dan aktif melawan pertumbuhan berbagai bakteri jahat dalam saluran cerna.

Karena sebagian besar sel imun tubuh manusia berlokasi di dalam usus, konsumsi natto secara teratur diyakini dapat memberikan dukungan signifikan terhadap sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan.

Natto juga dikenal kaya akan vitamin K, nutrisi esensial yang berperan krusial bagi pemeliharaan kesehatan tulang serta memastikan proses pembekuan darah berjalan dengan normal, menurut National Institutes of Health.