JAKARTAHYPE.COM - Bibir yang tampak berisi atau plumpy sering dianggap sebagai penanda penampilan yang lebih muda dan segar, mendorong banyak orang mencari cara untuk mendapatkannya. Sementara suntik filler menjadi solusi populer, kini muncul alternatif yang lebih mudah diakses dan terjangkau melalui rutinitas perawatan kulit harian.

Apa sebenarnya bahan rahasia yang dapat memberikan efek bibir lebih bervolume tanpa intervensi medis? Jawabannya terletak pada salah satu kandungan skincare yang sudah umum digunakan, yaitu hyaluronic acid (HA).

Para ahli dermatologi menjelaskan bahwa hyaluronic acid merupakan molekul humectant yang memiliki fungsi utama menarik dan mengikat molekul air dalam kulit. Hal ini sangat krusial dalam menjaga tingkat hidrasi di lapisan epidermis.

Dr. Blair Murphy-Rose, seorang dermatolog sekaligus pendiri Skincare Junkie, menekankan fungsi fundamental dari zat ini dalam menjaga kelembapan kulit secara keseluruhan.

"Hyaluronic acid mampu menarik dan mengikat air," ujarnya, seperti dikutip dari Vogue, menggarisbawahi mekanisme kerjanya.

Lebih lanjut, Dr. Pooja Rambhia, dermatolog dari UnionDerm, New York City, memberikan gambaran lebih detail mengenai kapasitas zat ini. Menurutnya, hyaluronic acid bahkan memiliki kemampuan luar biasa untuk menahan air hingga seribu kali lipat dari beratnya sendiri.

"Kandungan ini dapat meningkatkan hidrasi kulit secara signifikan. Selain itu, hyaluronic acid juga membantu memperbaiki elastisitas, tekstur kulit, serta menyamarkan tampilan garis halus dan kerutan," jelas Dr. Pooja mengenai manfaat komprehensif HA.

Bagaimana cara mengaplikasikannya pada bibir? Ternyata, serum hyaluronic acid yang biasa diaplikasikan pada wajah juga dapat dimanfaatkan untuk area bibir. Dr. Pooja menyebutkan bahwa terdapat bukti klinis yang mendukung penggunaan topikal HA untuk menarik air ke permukaan bibir dan jaringan lapisan atasnya.

Aplikasi serum ini dapat menciptakan efek bibir yang terlihat lebih bervolume sementara waktu melalui proses hidrasi intensif. Namun, para ahli mengingatkan bahwa hasil ini berbeda secara fundamental jika dibandingkan dengan prosedur lip filler yang bersifat invasif.