JAKARTAHYPE.COM - Hair oil telah lama dikenal sebagai produk esensial dalam perawatan rambut untuk memberikan kelembutan, kilau, serta mengatasi masalah rambut kering dan kusam. Namun, banyak orang masih enggan menggunakannya karena takut menghasilkan tampilan rambut yang berat dan lepek.

Kenyataannya, masalah rambut menjadi lepek setelah penggunaan hair oil bukan disebabkan oleh produknya, melainkan karena metode pengaplikasian yang kurang sesuai dengan jenis rambut masing-masing individu. Hal ini diungkapkan oleh para penata rambut profesional yang memahami betul fungsi sejati dari minyak rambut ini.

Christine Bellemare, salah satu pemilik salon ternama Maven, A Collect di Boston, menegaskan bahwa hair oil sebetulnya sangat cocok diaplikasikan pada semua jenis rambut. "Hair oil bekerja dengan baik untuk semua jenis rambut, tetapi jumlah dan cara pemakaiannya perlu disesuaikan," jelas Christine, seperti dikutip dari Glamour.

Bagi pemilik rambut yang memiliki tekstur halus atau cenderung tipis, kuncinya adalah penggunaan dalam takaran yang sangat minim. Disarankan untuk hanya menggunakan sekitar satu hingga dua tetes saja agar tidak membebani helai rambut dan membuatnya terlihat berminyak.

Area fokus pengaplikasian untuk rambut halus juga krusial; pastikan minyak difokuskan pada bagian ujung rambut, dan sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan kulit kepala atau area akar rambut.

Sebaliknya, bagi mereka yang memiliki rambut lebih tebal atau bertekstur kasar, diperbolehkan untuk menggunakan hair oil dalam jumlah yang sedikit lebih banyak. Penggunaan yang lebih banyak ini dapat membantu melembutkan tekstur keseluruhan rambut sekaligus mengontrol rambut yang cenderung mengembang (frizzy).

Hairstylist sekaligus Schwarzkopf Professional Ambassador, Brendnetta Ashley, memberikan saran spesifik mengenai jenis minyak yang sebaiknya dipilih berdasarkan ketebalan rambut. "Bagi rambut tipis, pilih minyak yang ringan seperti grapeseed oil, jojoba oil, atau argan oil agar rambut tidak mudah lepek," ujarnya.

Sementara itu, bagi pemilik rambut yang tebal, keriting, atau ikal, Brendnetta menyarankan jenis minyak dengan konsistensi lebih pekat. "Sementara rambut tebal, keriting, atau ikal lebih cocok menggunakan minyak yang teksturnya lebih pekat, seperti castor oil atau coconut oil," tambahnya.

Beberapa varian hair oil juga menawarkan manfaat tambahan karena diperkaya dengan antioksidan seperti vitamin E, yang berfungsi ganda sebagai nutrisi dan pelindung dari dampak buruk sinar UV serta polusi lingkungan.