JAKARTAHYPE.COM - Fenomena pungutan liar (pungli) kembali dilaporkan terjadi dan meresahkan para wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Aksi ilegal ini dilaporkan terjadi di area jalur menuju objek wisata pemandian air panas yang populer, yakni Air Panas Doulu.

Aksi pungli yang mengganggu kenyamanan pengunjung tersebut mendorong pihak kepolisian setempat untuk segera bertindak cepat dalam menindaklanjuti laporan yang diterima. Tindakan tegas ini diambil untuk menjaga ketertiban dan citra pariwisata di daerah tersebut.

Secara spesifik, penangkapan terhadap para pelaku dugaan pungli ini berhasil dilakukan oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Berastagi. Penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya keresahan yang meluas di kalangan wisatawan mengenai praktik pungutan yang tidak resmi tersebut.

Peristiwa penangkapan ini diketahui terjadi pada hari Minggu, tanggal 14 Juni 2026, yang merupakan akhir pekan di mana kunjungan wisatawan ke lokasi tersebut cenderung meningkat. Pihak kepolisian bergerak setelah menerima aduan mengenai praktik pungutan liar tersebut.

Pihak kepolisian berhasil mengamankan dua orang pria yang diduga kuat terlibat langsung dalam kegiatan pungutan liar yang meresahkan para pengunjung objek wisata pemandian tersebut. Proses pengamanan dilakukan untuk pengembangan lebih lanjut terkait kasus ini.

Kapolsek Berastagi, AKP Henry D. B. Tobing, memberikan keterangan resmi mengenai penangkapan yang telah dilakukan oleh jajarannya. Keterangan ini disampaikan sebagai bentuk respons cepat aparat terhadap isu yang beredar di masyarakat.

"Kami mengamankan dua pria yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengunjung objek wisata pemandian," kata Kapolsek Berastagi, AKP Henry D. B. Tobing, kemarin, Dikutip dari detikSumut.

Pernyataan resmi dari Kapolsek Berastagi tersebut mengonfirmasi bahwa tindakan penegakan hukum memang telah dilakukan terhadap pihak-pihak yang dicurigai melakukan pungli di lokasi wisata tersebut. Penindakan ini diharapkan dapat memberikan efek jera.

Dilansir dari detikSumut, penangkapan ini merupakan upaya nyata dari aparat penegak hukum untuk membersihkan area wisata dari praktik-praktik ilegal yang dapat menurunkan minat wisatawan untuk datang ke Berastagi.