JAKARTAHYPE.COM - Hubungan industrial di Bridgestone Indonesia diklaim telah mengalami peningkatan signifikan setelah resmi ditandatanganinya Perjanjian Kerja Bersama (PKB) XVI untuk periode 2026 hingga 2028. Momen penting ini menandakan komitmen berkelanjutan antara manajemen perusahaan dan para pekerja.
Acara formal penandatanganan PKB tersebut dilaksanakan langsung di fasilitas pabrik perusahaan yang berlokasi di Karawang. Kehadiran tokoh penting turut memeriahkan acara, termasuk Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli.
Penandatanganan PKB ini bukan sekadar upacara rutin, melainkan sebuah penegasan konkret mengenai soliditas kemitraan antara jajaran manajemen dan seluruh elemen pekerja di Bridgestone Indonesia. Hal ini menunjukkan kematangan tata kelola hubungan ketenagakerjaan di perusahaan tersebut.
Dalam sambutannya, Menteri Yassierli menyampaikan penghargaan tinggi atas kualitas hubungan industrial yang terjalin di Bridgestone Indonesia. Menurut pandangannya, perusahaan ini telah mencapai tingkat kematangan hubungan yang sangat baik.
Prof. Yassierli menekankan pentingnya evolusi dalam dinamika hubungan kerja di Indonesia. "Kita ingin hubungan industrial naik kelas, tidak hanya harmonis, tetapi juga proaktif dan transformatif," ujar Yassierli.
Lebih lanjut, Menteri menjelaskan bahwa terdapat lima tahapan maturitas hubungan industrial yang perlu dicapai oleh perusahaan. Tahapan tersebut dimulai dari Fragmented, kemudian Compliance, lalu Harmonis, dilanjutkan ke Proaktif, dan puncak tertinggi adalah Transformatif.
Menteri Ketenagakerjaan menilai bahwa Bridgestone Indonesia saat ini berada di antara level proaktif dan transformatif. Hal ini mengindikasikan bahwa hubungan kerja di sana telah memiliki visi bersama yang kuat untuk mencapai pertumbuhan ke depan.
Prof. Yassierli berharap praktik baik yang ditunjukkan oleh Bridgestone Indonesia dapat menjadi contoh rujukan atau benchmark bagi banyak perusahaan lain di seluruh Indonesia. Ia mencatat bahwa tingkat kematangan hubungan industrial di Indonesia masih bervariasi antar perusahaan.
Dilansir dari artikel asli, Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menegaskan bahwa kontribusi karyawan adalah inti dari seluruh pencapaian perusahaan selama ini. Kemitraan yang kuat menjadi kunci keberhasilan operasional.