JAKARTAHYPE.COM - Jakarta, CNBC Indonesia memberitakan bahwa OpenAI mengambil langkah agresif dengan menawarkan diskon besar-besaran untuk paket layanan premium mereka, ChatGPT Pro. Kebijakan pemotongan harga ini terjadi di tengah meningkatnya intensitas persaingan antar pengembang model kecerdasan buatan (AI) terkemuka.

OpenAI baru-baru ini memperkenalkan struktur harga baru untuk layanan mereka, termasuk paket ChatGPT Pro yang kini dibanderol seharga US$100 per bulan, atau setara dengan sekitar Rp 1,7 juta. Ini merupakan pemangkasan signifikan dari harga sebelumnya.

Selain itu, perusahaan juga meluncurkan paket Go seharga US$8 (sekitar Rp 136 ribu) yang masih menyertakan iklan, sementara paket Plus yang bebas iklan kini dijual seharga US$20 (sekitar Rp 341 ribu).

Perubahan harga ini disambut baik oleh para pengguna yang tertarik pada kapabilitas pengkodean yang ditawarkan oleh model Codex. CEO OpenAI, Sam Altman, menyambut positif respons pasar terhadap fitur canggih tersebut.

"Sangat menyenangkan melihat Codex mendapatkan banyak apresiasi. Kami meluncurkan paket ChatGPT Pro senilai US$100 atas permintaan yang populer," ujar Sam Altman, sebagaimana dikutip dari Android Authority pada hari Jumat, 10 April 2026.

Paket-paket harga yang diperbarui ini secara spesifik dirancang untuk mengoptimalkan tugas-tugas yang berhubungan dengan pengkodean. Pengguna paket Pro akan mendapatkan jaminan batas penggunaan yang jauh lebih besar, yaitu lima kali lipat dibandingkan dengan yang tersedia pada paket Plus.

Dilansir dari Android Authority, diketahui bahwa paket seharga US$200 (sekitar Rp 3,4 juta) yang sebelumnya tersedia kini tidak lagi tercantum di laman resmi perusahaan. Namun, OpenAI telah memberikan klarifikasi mengenai ketersediaan paket termahal tersebut.

Perusahaan mengonfirmasi kepada Tech Crunch bahwa paket premium yang paling mahal tersebut sebetulnya masih dapat diakses oleh pelanggan yang sudah ada. Hal ini menunjukkan adanya penyesuaian strategi penawaran produk di pasar.

OpenAI secara terang-terangan menyatakan bahwa pemotongan harga pada paket Pro ini adalah respons langsung terhadap dinamika pasar yang kompetitif. Tujuan utamanya adalah untuk mempertahankan daya saing melawan raksasa AI lainnya, yaitu Anthropic.