JAKARTAHYPE.COM - Kesadaran publik figur mengenai pentingnya proteksi finansial, khususnya asuransi kesehatan dan jiwa, semakin meningkat belakangan ini. Salah satu figur yang aktif menyuarakan hal ini adalah aktor Morgan Oey, yang juga menjabat sebagai Brand Ambassador Permata Bank.

Morgan Oey membagikan pandangannya mengenai urgensi memiliki asuransi sebagai bentuk proteksi diri yang krusial di masa depan. Ia menekankan bahwa kepemilikan asuransi tidak hanya dilihat dari besaran premi yang harus dibayarkan.

Keputusan Morgan untuk memiliki asuransi pribadi berakar kuat dari realitas kesehatan yang ia saksikan sendiri dalam lingkungan keluarganya. Riwayat penyakit serius yang dialami oleh orang tua kandung dan bapak angkatnya menjadi pendorong utama baginya untuk segera mengamankan proteksi finansial medis.

"Karena orang tua saya, ya mama saya punya kelainan jantung, papa saya juga dari kecil sempat pasang ring apa segala macam. Terus kemarin bapak angkat saya juga kena cancer. Jadi kayak saya melihat itu semua, dan mereka semua puji Tuhan di-reimburse sama asuransi gitu," ujar Morgan Oey saat ditemui di The Music Lounge XXI Plaza Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (22/4/2026).

Berdasarkan pengalaman traumatis namun penuh hikmah tersebut, Morgan kini giat menularkan pemahaman serupa kepada lingkungan terdekatnya, termasuk adik-adik dan teman-temannya. Ia meyakini masa muda merupakan momentum emas untuk memulai proteksi karena kondisi fisik yang umumnya masih prima.

"Jadi itu penting banget sih maksudnya untuk saya dan adik-adik saya, saya juga sudah ngomong ke adik-adik saya juga, ke teman-teman terdekat juga seperti benefit punya asuransi itu itu gitu. Ketika kita masuk selagi muda, selagi kita masih sehat itu bagus, bayar premi juga lebih murah, masih murahlah, bukan lebih murah, masih murah, terus benefit-nya kita bisa pakai dalam jangka panjang," tambahnya.

Meskipun Morgan sendiri belum pernah mengajukan klaim untuk dirinya sendiri, ia telah menyaksikan secara langsung bagaimana asuransi memberikan pertolongan signifikan saat mendampingi manajernya, yang ia anggap sebagai bapak angkat, yang sedang berjuang melawan penyakit kronis.

"Amit-amit ya, amit-amit. Tapi kalau untuk kemarin terakhir saya ngurusin kan buat manajer saya, Mas Sastra, bapak angkat saya, saya bantu ngurusin apa segala asuransinya sama agennya juga, di-reimburse semuanya sih. Puji Tuhan di-reimburse," ungkap Morgan.

Ia merasa sangat bersyukur karena segala kendala biaya yang timbul dari penyakit berat pada manajernya dapat teratasi dengan baik berkat proses penggantian biaya oleh asuransi. "Dimudahkan banget, karena kanker usus sebesar itu, stadium tiga," tuturnya lebih lanjut.