- JAKARTAHYPE.COM - Jakarta – Dalam dunia pengasuhan anak, metode mendisiplinkan seringkali menjadi perdebatan. Namun, komedian ternama Sule mengungkapkan sebuah pendekatan yang terbilang unik dalam mendidik buah hatinya ketika mereka melakukan kesalahan.
Berbeda dengan kebanyakan orang tua yang cenderung memberikan hukuman fisik maupun verbal, Sule justru memilih untuk memberikan hadiah. Namun, pemberian hadiah ini bukanlah tanpa makna atau tujuan edukatif yang jelas.
Metode ini diterapkan oleh Sule sebagai bagian dari strategi pengasuhannya untuk mengajarkan anak-anaknya tentang konsekuensi dan tanggung jawab. Pemberian hadiah tersebut memiliki maksud tertentu yang ingin disampaikan kepada anak-anaknya.
"Kebanyakan orang tua menghukum anaknya bila melakukan kesalahan," ujar Sule, menjelaskan filosofi di balik pendekatannya yang tidak konvensional.
Ia melanjutkan, "Sule mengatakan justru memberikan hadiah, tapi tentu ada maksudnya." Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa hadiah tersebut bukan sekadar pemberian tanpa pertimbangan.
Tujuan utama dari pemberian hadiah saat anak berbuat salah adalah agar mereka dapat merenungkan perbuatan mereka tanpa merasa terintimidasi. Melalui hadiah, Sule berupaya menanamkan pemahaman tentang pentingnya memperbaiki diri.
Pendekatan ini diharapkan dapat membentuk karakter anak yang lebih baik, di mana mereka belajar dari kesalahan tanpa menimbulkan trauma atau rasa takut berlebihan terhadap orang tua. Hal ini juga membuka ruang komunikasi yang lebih sehat antara ayah dan anak.
Sule percaya bahwa cara ini dapat menumbuhkan kesadaran diri pada anak-anaknya, sehingga mereka secara sukarela ingin memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat. Ini adalah bentuk pembelajaran alternatif yang fokus pada solusi dan perbaikan.
Dikutip dari berbagai sumber, metode ini menunjukkan bagaimana figur publik seperti Sule memiliki cara pandang yang beragam dalam menerapkan nilai-nilai pengasuhan.