JAKARTAHYPE.COM - Peristiwa dramatis terjadi di salah satu gunung di Hokkaido, Jepang bagian utara, di mana empat pendaki dilaporkan harus dievakuasi menggunakan bantuan helikopter. Evakuasi ini terpaksa dilakukan setelah mereka menghadapi situasi tak terduga di jalur pendakian.
Insiden ini baru terungkap terjadi pada hari Sabtu pekan lalu, memaksa tim penyelamat untuk melakukan operasi penjemputan udara. Keempat pendaki tersebut terjebak dan tidak mampu melanjutkan perjalanan mereka menuju puncak atau kembali ke bawah.
Situasi mencekam itu berlangsung selama kurang lebih tiga setengah jam, di mana para pendaki tersebut merasa terperangkap dan tidak memiliki pilihan lain selain meminta pertolongan. Mereka baru bisa meminta bantuan setelah waktu yang cukup lama berlalu.
Kejadian bermula ketika salah satu pendaki, seorang pria berusia 60-an, sedang dalam proses menuruni gunung tersebut. Pria ini tengah berada di ketinggian sekitar 2.141 meter ketika ia melihat kehadiran satwa liar.
Sekitar pukul 14.30 waktu setempat, pendaki tersebut mendeteksi keberadaan seekor beruang cokelat di lokasi yang relatif dekat dengannya. Beruang tersebut terlihat sekitar 50 meter di depan jalur pendakian yang sedang ia lewati.
Kehadiran beruang cokelat tersebut menjadi alasan utama mengapa keempat pendaki lainnya juga tidak dapat bergerak maju atau mundur dengan aman. Mereka semua terhalang oleh potensi bahaya dari hewan besar tersebut.
Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya protokol keselamatan saat mendaki di area yang diketahui merupakan habitat satwa liar, terutama beruang cokelat di wilayah Jepang utara. Mereka akhirnya harus menunggu hingga bantuan udara tiba.
"Mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan selama sekitar tiga setengah jam hingga akhirnya meminta bantuan," demikian keterangan mengenai lamanya waktu mereka terperangkap di gunung tersebut.
Dikutip dari informasi yang tersedia, insiden ini terjadi ketika seorang pria berusia 60-an melihat seekor beruang sekitar 50 meter di depan jalur pendakian saat ia sedang menuruni gunung setinggi 2.141 meter. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 14.30 waktu setempat pada hari Sabtu kemarin.