JAKARTAHYPE.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi telah membuka pendaftaran bagi masyarakat umum yang berminat untuk menjadi Mitra Statistik BPS dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pembukaan kesempatan ini memberikan peluang bagi siapa saja yang ingin memperoleh pengalaman kerja sekaligus menambah penghasilan sampingan.
Proses rekrutmen ini telah dimulai sejak tanggal 8 Mei 2026 dan sepenuhnya dilaksanakan secara daring melalui aplikasi resmi Sobat BPS maupun situs web resmi BPS. Pendaftaran dapat diakses melalui laman BPS Mitra Statistik, yang memastikan kemudahan akses bagi calon pendaftar dari mana saja.
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah bahwa seluruh tahapan seleksi dalam rekrutmen ini akan berlangsung secara daring dan dipastikan gratis, tanpa adanya pungutan biaya apapun. Hal ini menghilangkan kekhawatiran calon peserta terkait biaya pendaftaran atau proses seleksi yang mungkin memberatkan.
Mitra Statistik yang berhasil lolos seleksi nantinya akan memiliki peran vital dalam Sensus Ekonomi 2026, yakni terlibat langsung dalam proses pendataan lapangan dan koordinasi kegiatan sensus di berbagai wilayah Indonesia. Tugas mereka mencakup pendataan aktivitas usaha dan kegiatan ekonomi masyarakat secara langsung.
Program ini menjadi kesempatan emas, terutama bagi mahasiswa atau lulusan baru, untuk mengasah kemampuan lapangan dan mendapatkan pengalaman kerja yang relevan. Selain pendataan, mereka juga akan belajar intensif mengenai pengumpulan data yang akurat, peningkatan kemampuan komunikasi, serta dinamika kerja tim.
BPS menegaskan bahwa rekrutmen Mitra Statistik ini secara spesifik ditujukan untuk masyarakat umum dan tidak diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Prioritas utama diberikan kepada peserta yang berdomisili di wilayah pendataan yang mereka lamar guna memudahkan proses koordinasi kegiatan lapangan.
Adapun beberapa persyaratan umum yang ditetapkan mencakup usia ideal antara 18 hingga 50 tahun, dengan kualifikasi pendidikan minimal lulusan SMA atau sederajat, meskipun mahasiswa dan sarjana akan lebih diutamakan. Selain itu, calon mitra harus memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat, serta menunjukkan kedisiplinan dan komitmen tinggi.
"Peserta nggak perlu khawatir soal biaya pendaftaran atau proses seleksi yang ribet," demikian disampaikan mengenai kemudahan proses pendaftaran yang dilakukan secara daring, dilansir dari Genz.id.
Selain persyaratan dasar, peserta juga wajib memiliki kendaraan bermotor dan mampu berbahasa Indonesia dengan baik, termasuk bisa membaca dan menulis huruf latin. Syarat lain yang tidak kalah penting adalah wajib registrasi mandiri melalui aplikasi Sobat BPS dan memiliki smartphone dengan spesifikasi teknis memadai untuk mendukung pendataan digital.