JAKARTAHYPE.COM - Sektor pariwisata Nepal menunjukkan tren pemulihan yang sangat kuat pasca pandemi Covid-19. Pada bulan Mei 2026, negara tersebut berhasil mencatatkan angka kedatangan wisatawan mancanegara yang impresif, menandakan babak baru bagi industri pariwisata di kawasan tersebut.

Secara spesifik, jumlah wisatawan internasional yang tercatat memasuki Nepal selama bulan Mei lalu mencapai angka fantastis yaitu 102.626 orang. Angka ini menjadi indikator utama dari percepatan pemulihan ekonomi yang berfokus pada sektor kunjungan luar negeri.

Data resmi yang dipublikasikan oleh Nepal Tourism Board menjadi acuan utama dalam mengukur keberhasilan ini. Lembaga tersebut secara rinci membandingkan performa bulan Mei tahun ini dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Berdasarkan data tersebut, terlihat bahwa terjadi peningkatan signifikan sebesar 19% dalam jumlah kedatangan wisatawan internasional dibandingkan dengan bulan Mei tahun 2025. Pada periode Mei tahun sebelumnya, Nepal menerima kunjungan sebanyak 86.216 orang wisatawan asing.

Pencapaian pada Mei 2026 ini tidak hanya melampaui data tahun sebelumnya, tetapi juga berhasil melampaui level kunjungan yang tercatat sebelum pandemi global melanda. Hal ini menunjukkan bahwa daya tarik Nepal sebagai destinasi wisata telah pulih sepenuhnya.

Jika dibandingkan dengan periode Mei 2019, yang merupakan tolok ukur sebelum pandemi, jumlah kunjungan wisatawan pada Mei tahun ini meningkat tajam mencapai 31%. Angka ini menggarisbawahi optimisme terhadap masa depan sektor pariwisata Nepal.

"Sebanyak 102.626 wisatawan mancanegara tercatat masuk ke Nepal di bulan lalu," demikian disampaikan dalam rangkuman data yang menunjukkan pertumbuhan pesat pasca pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, mengenai perbandingan tahunan, "Data Nepal Tourism Board menunjukkan jumlah kedatangan wisatawan internasional pada Mei 2026 naik 19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu," terang sumber data tersebut.

Sementara itu, perbandingan dengan masa pra-pandemi juga disorot dalam analisis tersebut, "Dibandingkan Mei 2019 yang mencatat 78.329 kunjungan, jumlah wisatawan pada Mei tahun ini meningkat 31%," ungkap dokumen resmi tersebut.