JAKARTAHYPE.COM - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru saja dilantik, Sudaryono, langsung menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dalam pelaksanaan program prioritas nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan ini disampaikan tak lama setelah resmi mengemban jabatannya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan utama Sudaryono dalam upaya perbaikan tata kelola yang lebih baik. Ia menekankan bahwa keterbukaan menjadi kunci agar manfaat program ini dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

"Kalau yang gelap-gelap itu biasanya mencurigakan, saya kira itu," ujar Sudaryono, menyiratkan perlunya pendekatan yang terang benderang dalam setiap agenda terkait MBG.

Ia secara tegas menyatakan bahwa tidak ada lagi ruang untuk rapat-rapat tertutup atau "empat mata" dalam program ini. Sudaryono ingin memastikan bahwa semua proses berjalan secara terbuka dan dapat diakses oleh publik.

Dalam menjalankan amanah barunya, Sudaryono memaparkan dua prinsip fundamental yang harus dijadikan pedoman. Prinsip tersebut berlaku bagi seluruh elemen yang terlibat, mulai dari internal BGN, para mitra, hingga masyarakat luas.

"Saya punya prinsip, love your people (cintai masyarakat) dan use your common sense (gunakan akal sehat)," tegas Sudaryono, menggarisbawahi pentingnya empati dan nalar dalam setiap tindakan.

Lebih lanjut, Sudaryono mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menyebarkan informasi yang akurat mengenai program MBG. Dukungan publik sangat dibutuhkan untuk menangkal maraknya disinformasi dan hoaks.

Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan isu MBG untuk mencari perhatian di media sosial tanpa memperhatikan kebenaran data yang disajikan. Hal ini dapat merusak upaya peningkatan gizi nasional.

"Namun, maksud saya se-viral apapun enggak ada masalah, tetapi saya ingin itu kemudian diberitakan atau diunggah kebenaran," pungkas Sudaryono, menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pemberitaan.