JAKARTAHYPE.COM - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, industri kecantikan dan perawatan diri semakin menunjukkan komitmen pada keberlanjutan melalui berbagai inovasi produk. Inisiatif ini mencakup penggunaan bahan baku yang lebih bertanggung jawab dan formulasi yang meminimalkan dampak buruk pada lingkungan.
Tren produk berkelanjutan ini juga didorong oleh kesadaran konsumen yang kini tidak hanya mencari kualitas, tetapi juga dampak ekologis dari barang yang mereka beli. Oleh karena itu, pengembangan produk kini berfokus pada performa tanpa mengorbankan tanggung jawab lingkungan.
Perusahaan kecantikan ParagonCorp menjadi salah satu pemain utama yang mendukung pergeseran menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan ini. Paragon meyakini bahwa keberlanjutan adalah proses bertahap yang membutuhkan komitmen berkelanjutan dalam setiap tahap pengembangan produk.
"Kami percaya bahwa inovasi produk yang baik tidak hanya menjawab kebutuhan konsumen saat ini, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan di masa depan," jelas dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp.
Lebih lanjut, dr. Sari Chairunnisa menambahkan bahwa upaya ini dilakukan secara bertahap, mulai dari pemilihan bahan baku, pengembangan formula, hingga desain kemasan. "Kami menyadari perjalanan ini masih terus berlangsung, namun setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa dampak yang lebih baik bagi konsumen maupun lingkungan," tambahnya.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Tavi - Gel to Oil Staining Lip Glide (Wastar™ Lavender), yang memanfaatkan hasil upcycling dari lavender bekas ekstraksi minyak esensial. Kemasan produk ini juga telah mengadopsi 30% tutup PCR (Post-Consumer Recycled) sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik baru.
Sementara itu, Tavi - Cica Res-Q10 Water Break & Adaptint SPF 50 dirancang sebagai sunscreen reef safe, memastikan formulanya aman bagi ekosistem terumbu karang laut. Produk ini juga menggunakan tabung dengan kandungan 30% PCR, menghindari penggunaan plastik murni sepenuhnya.
Rangkaian produk lain mengusung konsep quick-rinse dan formula biodegradable untuk menjaga kelestarian sumber air, di mana formulanya cepat terurai setelah dibilas. Rangkaian ini juga memperkenalkan bahan alami lokal seperti vanila dari NTT dan beras dari Jawa, serta seluruhnya bersifat vegan dan cruelty-free.
Kahf - Gentle Exfoliating Scrub Facewash memanfaatkan upcycled coffee extract dari produk sampingan industri minyak kopi untuk menawarkan eksfoliasi alami dan mengurangi limbah industri. Kemasan produk ini dirancang sepenuhnya dapat didaur ulang, mengusung prinsip design for recyclability.