JAKARTAHYPE.COM - Dunia musik berduka atas kepergian musisi berbakat Foster Sylvers, yang dikenal luas sebagai salah satu anggota band The Sylvers. Kabar meninggalnya Sylvers dikonfirmasi oleh pihak keluarga setelah ia menjalani perawatan di masa hospis.

Penyebab meninggalnya Sylvers adalah hasil dari perjuangan panjang melawan penyakit kanker pankreas yang telah dideritanya. Ia menghembuskan napas terakhir pada usia 64 tahun, meninggalkan warisan musik yang kaya bagi penggemar genre soul.

Foster Sylvers lahir di Memphis, Tennessee, dan memulai kariernya sejak usia yang sangat muda, menunjukkan bakat luar biasa. Kesuksesan besar pertamanya diraih ketika ia baru berusia 11 tahun melalui lagu berjudul "Misdemeanor" dari album debutnya pada tahun 1973.

Setelah sukses solo pertamanya, Sylvers kemudian bergabung dengan saudara-saudaranya untuk membentuk grup musik soul yang dikenal dengan nama The Sylvers. Band ini kemudian mencetak salah satu lagu ikonik sepanjang masa dalam sejarah musik pop dan soul.

Puncak popularitas The Sylvers terjadi pada tahun 1975 dengan rilisan lagu fenomenal mereka, "Boogie Fever," yang terdapat dalam album Showdown. Dalam lagu hit tersebut, Foster Sylvers diketahui berperan memainkan instrumen bass.

Setelah popularitas band mulai menurun, Foster Sylvers memutuskan untuk mengejar jalur karier solo. Ia juga sempat berkolaborasi dengan beberapa nama besar di industri musik, termasuk Dynasty dan Evelyn "Champagne" King.

Dilansir dari TMZ, kabar meninggalnya Foster Sylvers dikonfirmasi langsung oleh saudaranya. Sang saudara menyatakan bahwa Foster Sylvers telah meninggal dunia saat berada di masa hospis, "..." kata saudara Foster Sylvers kepada TMZ.

Namun, perjalanan hidup Sylvers juga diwarnai oleh kontroversi hukum di kemudian hari. Kehidupan pribadinya sempat menjadi sorotan setelah ia terlibat kasus hukum di tahun 1994.

Sylvers dinyatakan bersalah atas tindak kejahatan seksual yang melibatkan penyerangan terhadap seorang wanita yang dalam keadaan tidak sadar. Akibat putusan tersebut, ia diwajibkan untuk mendaftarkan diri sebagai pelanggar seksual di negara bagian California.