JAKARTAHYPE.COM - Pertandingan terakhir musim ini menjadi sebuah perpisahan yang tidak diinginkan bagi Cultural Leonesa, yang harus mengakhiri perjalanannya di Segunda División dengan kekalahan moral. Situasi ini digambarkan sebagai hukuman yang pantas setelah serangkaian kegagalan sepanjang musim kompetisi.
Bagi seorang atlet, menutup musim dengan kekecewaan besar di lapangan adalah pengalaman yang sangat menyedihkan, terutama ketika hasil tersebut mengonfirmasi kegagalan tim secara keseluruhan. Untungnya bagi Cultural, laga penutup ini tidak akan mereka hadapi di hadapan para pendukung setia mereka sendiri.
Ini adalah hari perpisahan dalam suasana yang pahit dan tanpa signifikansi poin, sebuah pertandingan yang bahkan telah diubah jadwalnya oleh LaLiga karena tidak lagi memengaruhi klasemen krusial di pekan terakhir. Cultural Leonesa dijadwalkan melawat ke markas tim B Real Sociedad.
Tim tuan rumah, Real Sociedad B, berhasil mempertahankan status mereka di divisi profesional, berbeda jauh dengan nasib Cultural yang akan terdegradasi. Pertandingan ini menjadi cerminan nyata dari situasi yang menanti Cultural di musim depan.
Duel ini akan diselenggarakan di Instalaciones de Zubieta, sebuah stadion yang lebih sesuai untuk level Primera RFEF ketimbang Segunda División. Jumlah penonton yang hadir di tribun diperkirakan akan sangat minim pada laga yang digelar sore itu.
Susunan pemain yang disiapkan oleh tuan rumah Real Sociedad B adalah Fraga; Garro, Kita, Dadie, Agote; Carbonell; Astiazarán, Eceizabarrena, Lebarbier, Dani Díaz; Mariezkurrena. Informasi ini dipublikasikan untuk diketahui publik.
Sementara itu, Cultural Leonesa diperkirakan akan menurunkan starting eleven yang terdiri dari Bañuz; Víctor García, Fornos, Satrústegui, Hinojo; Ojeda, Bicho, Diallo; Ribeiro, Sobrino, Morante. Hal ini menunjukkan adanya rotasi besar di skuad tim tamu.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 16:15 waktu setempat di Instalaciones de Zubieta. Laga tersebut merupakan bagian dari rangkaian pertandingan pekan ke-42 kompetisi LaLiga Hypermotion.
Laga ini akan menjadi momen yang sangat emosional dan sekaligus menyedihkan bagi pelatih Rubén de la Barrera. Pasalnya, setelah dipastikan mengalami degradasi kedua bersama Cultural, ia dipastikan tidak akan melanjutkan masa baktinya di klub tersebut musim depan.