JAKARTAHYPE.COM - Sebuah peristiwa unik terjadi di Bangladesh di mana seekor kerbau albino yang menarik perhatian publik berhasil diselamatkan dari takdir penyembelihan hewan kurban Iduladha. Kerbau jantan ini menjadi perbincangan luas karena memiliki warna rambut pirang yang mencolok dan dianggap menyerupai figur publik dunia.

Hewan ternak dengan bobot mencapai 700 kilogram tersebut awalnya menghadapi ancaman akan disembelih saat perayaan Iduladha berlangsung. Namun, berkat perhatian media dan publik yang meluas, nasib kerbau istimewa ini berubah drastis menjadi perlindungan negara.

Perkembangan terbaru mengenai kerbau yang viral ini dikonfirmasi oleh kantor berita internasional pada hari Kamis (28/5). Kerbau albino tersebut secara resmi telah dipindahkan dari lokasi asalnya menuju fasilitas konservasi satwa.

Kerbau unik ini kini telah resmi menjadi penghuni Kebun Binatang Nasional Bangladesh untuk mendapatkan pengawasan dan perawatan khusus dari otoritas terkait. Keputusan ini diambil untuk memastikan kesehatan dan keselamatan hewan langka tersebut terjaga dengan baik.

Atiqur Rahman, selaku Kurator Kebun Binatang Nasional, memberikan jaminan penuh mengenai kualitas perawatan yang akan diterima oleh kerbau tersebut di rumah barunya. Ia menekankan bahwa kerbau ini akan mendapatkan perlakuan terbaik sesuai standar penanganan satwa.

Dilansir dari AFP, Kurator Rahman menyampaikan komitmen institusinya terhadap kesejahteraan hewan tersebut. "Kami telah menyiapkan kandang khusus untuk kerbau albino ini dan menunjuk seorang pengasuh," kata Rahman kepada AFP, Rabu (27/5).

Selain penyiapan fasilitas, terdapat prosedur standar yang harus dilalui oleh satwa baru yang masuk ke lingkungan kebun binatang. Hal ini bertujuan untuk mencegah potensi penularan penyakit dengan lingkungan yang sudah ada.

Rahman juga menambahkan bahwa hewan tersebut harus menjalani masa isolasi sementara sebelum dapat berinteraksi atau dilihat oleh publik. "Ia juga menambahkan bahwa hewan tersebut harus menjalani masa karantina selama dua pekan terlebih dahulu," jelasnya.

Perpindahan ini menandai akhir dari ketidakpastian nasib kerbau albino tersebut, yang kini beralih dari potensi kurban menjadi aset konservasi yang dilindungi oleh negara.