JAKARTAHYPE.COM - Fenomena medis unik terjadi di Xiamen, China, di mana seorang wanita bernama Chen mendadak mengalami kesulitan mendengar suara pria setelah bangun tidur. Kejadian ini menjadi sorotan publik karena awalnya terdengar seperti masalah interpersonal, namun ternyata berakar pada kondisi kesehatan.
Setelah mengalami kejadian aneh tersebut, Chen segera memeriksakan diri ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya. Hasil pemeriksaan mengarah pada diagnosis gangguan pendengaran langka yang dikenal sebagai reverse slope hearing loss.
Kondisi reverse slope hearing loss ini memiliki karakteristik spesifik yaitu menyebabkan penderitanya kesulitan menangkap suara dengan frekuensi rendah. Karena suara pria umumnya berada dalam rentang frekuensi rendah, hal ini menjelaskan mengapa Chen tidak dapat mendengar kekasihnya.
Dikutip dari DailyMail, kondisi ini membuat penderita masih bisa mendengar suara bernada tinggi atau suara perempuan dengan normal. Suara kekasihnya seolah menghilang karena berada di spektrum frekuensi yang tidak dapat ditangkap oleh telinganya saat itu.
Istilah reverse slope hearing loss didasarkan pada bentuk hasil tes pendengaran atau audiogram yang dilakukan dokter. Pada kasus gangguan pendengaran umum, grafik biasanya menunjukkan penurunan di frekuensi tinggi, namun kondisi ini menampilkan pola sebaliknya.
Pada reverse slope hearing loss, grafik audiogram justru menunjukkan gangguan pada pendengaran frekuensi rendah, sehingga pola grafiknya terbalik dari kasus pendengaran menurun pada umumnya. Meskipun sering dikaitkan dengan suara pria, kondisi ini tidak selalu terikat pada gender tertentu.
Wanita dengan nada bicara yang lebih berat juga mungkin terdengar samar bagi penderita gangguan ini. Sebaliknya, pria yang memiliki nada bicara lebih tinggi mungkin masih dapat didengar dengan jelas oleh mereka yang mengidap kondisi ini.
Gangguan pendengaran ini juga memengaruhi kemampuan mendengar suara alam atau bunyi bernada rendah lainnya, seperti gemuruh petir dari kejauhan atau dentuman yang dihasilkan oleh alat musik bass. Gejala awal kondisi ini sering kali sulit dikenali karena hilangnya suara rendah cenderung tidak disadari dengan cepat.
Dokter menjelaskan bahwa terdapat beberapa pemicu yang mungkin menyebabkan munculnya kondisi langka ini. "Dokter menyebut kondisi tersebut bisa dipicu oleh beberapa faktor, termasuk penyakit Meniere, infeksi virus, gagal ginjal, hingga perubahan tekanan di sekitar otak," demikian informasi yang disampaikan mengenai penyebabnya.