JAKARTAHYPE.COM - Milomir Seslija, pelatih kepala Persis Solo, secara tegas menyatakan bahwa timnya tidak boleh berpuas diri atau terjebak dalam zona nyaman pasca pertandingan terakhir di Liga 1 musim ini. Hal ini menjadi landasan kuat bagi persiapan mereka menghadapi musim kompetisi selanjutnya.

Pelatih asal Bosnia tersebut memiliki pandangan bahwa stagnasi adalah musuh utama dalam dunia sepak bola profesional. Oleh karena itu, ia bertekad untuk terus mendorong skuadnya melampaui batas kemampuan mereka saat ini.

Fokus utama yang diusung oleh Milomir Seslija adalah memastikan bahwa Persis Solo mampu mengamankan posisinya dan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, yakni Super League (Liga 1). Komitmen ini ditegaskan dalam berbagai kesempatan menjelang akhir musim.

"Saya tidak suka berada di zona nyaman, saya ingin membuktikan bahwa Persis Solo akan bertahan di Super League," ujar Milomir Seslija, menekankan semangat juangnya.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa evaluasi mendalam akan dilakukan untuk mengidentifikasi kelemahan yang perlu diperbaiki. Menurut pandangan pelatih, hasil musim ini belum sepenuhnya mencerminkan potensi maksimal tim.

Dia meyakini bahwa dengan kerja keras yang konsisten dan tanpa rasa puas diri, Laskar Sambernyawa akan mampu bersaing lebih baik di kompetisi yang akan datang. Ini adalah sebuah janji untuk para pendukung setia mereka.

Milomir Seslija menekankan pentingnya mentalitas pemenang dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan. Mentalitas inilah yang harus ditanamkan agar tim tidak mudah terdegradasi.

Dikutip dari sumber berita terkait, upaya untuk terus berkembang dan menghindari stagnasi menjadi prioritas utama pelatih dalam merancang program latihan pasca musim reguler berakhir.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Bolasport. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.