JAKARTAHYPE.COM - Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sempat memberlakukan penutupan operasional mulai tanggal 30 Mei hingga 2 Juni. Penutupan ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan ritual adat tahunan masyarakat Tengger, yakni Yadnya Kasada.
Namun, di tengah penutupan utama kawasan Bromo tersebut, sebuah destinasi alam lain di dalam area TNBTS tetap menjadi primadona bagi para pelancong. Destinasi yang dimaksud adalah Danau Ranu Regulo, yang terpantau ramai pengunjung selama periode libur panjang.
Periode kunjungan yang dimaksud mencakup momen libur bersamaan Hari Raya Idul Adha dan perayaan Waisak. Data menunjukkan bahwa antusiasme wisatawan untuk mengunjungi Ranu Regulo sangat tinggi selama rentang waktu tersebut.
Balai Besar TNBTS mencatat adanya lonjakan signifikan jumlah pengunjung yang datang ke area Ranu Regulo. Secara spesifik, tercatat sebanyak 2.316 wisatawan yang melakukan kunjungan pada masa liburan tersebut.
Waktu spesifik pencatatan kunjungan ini terjadi antara tanggal 27 hingga 31 Mei 2026. Angka ini mengukuhkan posisi Ranu Regulo sebagai alternatif favorit ketika akses utama ke Gunung Bromo sedang dibatasi sementara.
Informasi mengenai tingginya kunjungan ini disampaikan langsung oleh pihak otoritas pengelola kawasan konservasi. Hal ini menunjukkan keberhasilan Ranu Regulo dalam menarik minat wisatawan meskipun ada pembatasan di lokasi ikonik lainnya.
"Selama momen libur tersebut terdapat 2.316 wisatawan yang berkunjung ke kawasan Ranu Regulo," kata Ketua Tim Data Evaluasi dan Pelaporan Balai Besar TNBTS Hendra Wisantara di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu.
Pernyataan tersebut disampaikan Hendra Wisantara kepada awak media di Kota Malang, Jawa Timur, pada hari Minggu kemarin. Informasi ini memberikan gambaran konkret mengenai dampak positif pariwisata lokal selama musim liburan tersebut.
Dilansir dari ANTARA, data ini menjadi indikator penting bagi manajemen TNBTS dalam mengevaluasi pola pergerakan wisatawan. Hal ini membantu dalam perencanaan mitigasi dampak kunjungan yang optimal di masa mendatang.