JAKARTAHYPE.COM - Rottnest Island menawarkan pengalaman wisata yang melampaui sekadar pemandangan pantai berpasir putih dan air laut yang jernih. Pulau yang terletak di dekat Perth ini justru menjadi magnet utama bagi wisatawan karena keberadaan quokka.

Quokka, satwa marsupial mungil yang selalu tampak tersenyum, menjadi daya tarik utama yang membuat pulau ini begitu dikenang oleh para pengunjung. Mereka seolah menjadi ikon keramahan dari pulau tersebut.

Perjalanan menuju Rottnest Island, sebagaimana dialami saat kunjungan ke Perth pada akhir Mei lalu, melibatkan penyeberangan laut dari Fremantle. Proses ini menjadi bagian integral dari petualangan menuju destinasi unik ini.

Proses awal perjalanan dimulai dengan memanfaatkan jaringan transportasi publik resmi Transperth menuju Fremantle. Penumpang harus menaiki kereta selama kurang lebih 30 menit dari Stasiun Perth.

Jalur kereta yang digunakan adalah Fremantle Line, ditandai dengan warna biru pada peta layanan transportasi tersebut. Jalur ini secara spesifik mengarahkan para pelancong menuju kota pelabuhan bersejarah yang menjadi titik keberangkatan feri.

Tim penulis harus melakukan perjalanan sejak dini hari untuk memastikan tidak ketinggalan jadwal kapal feri yang telah ditetapkan. Mereka berangkat dari Hostel G, lokasi menginap, sebelum matahari terbit.

Jadwal keberangkatan kapal feri yang dikejar adalah pukul 07.15 pagi. Meskipun suasana pagi itu terasa dingin menusuk tulang, semangat untuk menjelajahi Rottnest Island membenarkan keputusan untuk bangun sepagi itu.

"Rottnest Island bukan hanya soal pantai berpasir putih dan laut biru jernih. Pulau dekat Perth ini justru paling diingat wisatawan karena pertemuan dengan quokka, satwa mungil yang seolah selalu tampak tersenyum," demikian deskripsi mengenai daya tarik utama pulau tersebut.

Dilansir dari detikTravel, perjalanan menuju pulau tersebut dilakukan melalui Fremantle setelah menempuh perjalanan kereta. Hal ini menunjukkan betapa terorganisirnya persiapan perjalanan menuju ekowisata populer ini.