JAKARTAHYPE.COM - Dunia kencan modern, yang semakin didukung oleh kemajuan aplikasi digital, melahirkan kosakata baru yang perlu dipahami oleh para lajang. Istilah-istilah ini berfungsi untuk mendeskripsikan berbagai perilaku dan situasi yang sering terjadi dalam interaksi romantis saat ini.
Oleh karena itu, memahami istilah-istilah ini sangat penting agar seseorang tidak merasa tertinggal atau kebingungan saat menjalani proses penjajakan hubungan. Istilah-istilah ini mencakup spektrum perilaku, dari yang manipulatif hingga yang hanya sekadar tren musiman.
Salah satu istilah yang sering muncul adalah "Benching," yang menggambarkan kondisi di mana seseorang menempatkan Anda sebagai opsi cadangan saat ia berkencan dengan orang lain. Hal ini mirip dengan orang yang sengaja menahan Anda di "daftar tunggu" sebagai rencana B.
Sementara itu, "Breadcrumbing" merujuk pada tindakan seseorang yang secara berkala mengirimkan sinyal ketertarikan tanpa komitmen nyata, sekadar menjaga agar Anda tetap tertarik. Tindakan ini membuat komunikasi tetap berjalan tanpa adanya kepastian hubungan.
Istilah "Ghosting" tetap menjadi fenomena yang paling dikenal, yaitu ketika seseorang tiba-tiba menghilang dan memutus semua komunikasi tanpa memberikan penjelasan apapun. Fenomena ini sering meninggalkan kebingungan bagi pihak yang ditinggalkan.
Di sisi lain, ada "Love Bombing," yaitu pemberian perhatian dan kasih sayang yang berlebihan di tahap awal pendekatan untuk memikat hati seseorang dengan cepat. Perilaku ini seringkali diikuti dengan perubahan drastis setelah target terpikat.
Fenomena yang lebih halus adalah "Dry-texting," yakni ketika balasan pesan yang diterima sangat singkat dan minim usaha, menunjukkan kurangnya antusiasme dalam percakapan digital. Kondisi ini bisa menjadi indikasi bahwa minat salah satu pihak mulai menurun.
Untuk menghindari kebingungan dalam dinamika hubungan saat ini, penting untuk mengetahui bagaimana perilaku-perilaku tersebut diidentifikasi. Dikutip dari SBS Drama, terdapat daftar lengkap 20 istilah yang perlu diketahui oleh para pengguna aplikasi kencan.
Beberapa istilah lain mencakup "Cuffing Season," tren di mana orang mencari pasangan untuk hubungan jangka pendek selama musim dingin atau liburan, serta "Wokefishing," yakni berpura-pura peduli isu sosial hanya untuk menarik perhatian seseorang.