JAKARTAHYPE.COM - Fenomena keinginan kuat untuk makan atau mencari camilan di tengah malam, terutama setelah melewati batas waktu tidur, adalah pengalaman yang cukup umum dialami banyak orang.
Kondisi ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang mendasarinya, sebagaimana diungkapkan oleh seorang ahli.
Spesialis gizi klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa sering begadang dapat memicu perubahan hormonal dalam tubuh yang berujung pada peningkatan rasa lapar.
Ketika seseorang terjaga hingga larut malam, tubuh merespons dengan meningkatkan produksi hormon ghrelin. Hormon inilah yang berperan utama dalam memicu sensasi lapar.
"Nah, ini yang menyebabkan kenapa sih kalau kita malam begadang, kerjaannya lapar terus? Ternyata ada hormon yang memang sama tubuh kita didongkrak tinggi banget," ujar dr. Yaze saat sesi live TikTok dengan detikHealth pada Kamis, 9 Juli 2026.
Peningkatan kadar ghrelin ini secara langsung memengaruhi sinyal rasa lapar yang dikirim ke otak, menciptakan dorongan kuat untuk mencari asupan makanan.
Oleh karena itu, kebiasaan begadang yang berkelanjutan dapat menciptakan siklus di mana rasa lapar di malam hari menjadi semakin sering terjadi.
Pemahaman mengenai peran hormon ghrelin ini menjadi kunci untuk mengelola dan memahami mengapa keinginan makan di malam hari seringkali muncul tanpa disadari.
Dikutip dari detikHealth, fenomena ini menunjukkan bagaimana pola tidur dapat secara signifikan memengaruhi regulasi nafsu makan kita.