JAKARTAHYPE.COM - Kepercayaan terhadap hal-hal yang bersifat mistis, mulai dari penggunaan mantra, potensi kutukan, sihir, hingga praktik seperti santet, terbukti masih memiliki pijakan yang kuat di berbagai belahan dunia. Fenomena ini juga terlihat jelas di Indonesia, yang menempatkan negara ini dalam daftar dengan tingkat kepercayaan supranatural yang cukup tinggi.
Temuan mengenai tingkat kepercayaan masyarakat ini bersumber dari sebuah survei komprehensif yang dilaksanakan oleh Pew Research Center. Lembaga riset ternama asal Amerika Serikat ini merilis hasil kajian mereka pada tanggal 6 Mei 2025.
Survei tersebut secara spesifik melibatkan partisipasi orang dewasa dari total 35 negara yang berbeda di seluruh dunia. Tujuan utama penelitian ini adalah mengukur sejauh mana masyarakat meyakini bahwa unsur mistis mampu memberikan pengaruh signifikan terhadap alur kehidupan seseorang.
Hasil agregat dari studi ini memperlihatkan sebuah gambaran global yang menarik. Kepercayaan terhadap elemen-elemen mistis masih muncul dan tersebar secara luas di banyak wilayah geografis.
Secara khusus, hasil survei menyoroti tingginya prevalensi kepercayaan ini di kawasan Afrika serta Amerika Latin. Selain itu, Asia Tenggara juga termasuk dalam zona di mana keyakinan pada hal supranatural ini masih sangat mengakar.
Indonesia sendiri teridentifikasi sebagai salah satu negara dengan tingkat penerimaan yang tinggi terhadap praktik-praktik supranatural tersebut, berdasarkan data yang dikumpulkan. Ini menunjukkan adanya kesinambungan tradisi atau pandangan dunia tertentu di tengah modernisasi.
Dikutip dari Pew Research Center, "Survei dilakukan terhadap orang dewasa di 35 negara untuk melihat sejauh mana masyarakat percaya bahwa mantra, kutukan, atau sihir dapat mempengaruhi kehidupan seseorang," ujar perwakilan Pew Research Center.
Lebih lanjut, temuan ini memberikan perspektif bahwa meskipun perkembangan ilmu pengetahuan semakin maju, dimensi kepercayaan terhadap hal gaib tetap eksis dalam kehidupan sosial masyarakat. Hal ini menjadi catatan penting bagi pemahaman dinamika sosial global saat ini.
Dilansir dari Pew Research Center, "Hasilnya menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap unsur mistis masih muncul secara luas di sejumlah negara, terutama di kawasan Afrika, Amerika Latin, hingga Asia Tenggara," tulis hasil resmi survei tersebut.