JAKARTAHYPE.COM - Perayaan Hari Raya Waisak yang sarat makna spiritual dapat dirasakan langsung tanpa perlu meninggalkan wilayah Jakarta. Wihara Ekayana Arama yang berlokasi di Kebon Jeruk menjadi pusat berkumpulnya umat Buddha untuk memperingati momen suci tersebut.
Suasana kekhidmatan telah terasa sejak pagi hari ketika para umat mulai berdatangan memadati area wihara. Ribuan umat Buddha dari wilayah Jabodetabek secara antusias mengikuti rangkaian kegiatan ibadah yang telah dipersiapkan.
Perayaan tahunan ini ditandai dengan dimulainya prosesi sakral yaitu pindapata. Prosesi ini merupakan tradisi di mana para biksu berjalan kaki sambil membawa mangkuk untuk menerima persembahan atau sumbangan dari umat yang hadir.
Kegiatan pindapata tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi utama yakni Puja Bhakti Waisak. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian ibadah bagi umat yang berkumpul di tengah hiruk pikuk ibu kota tersebut.
Peristiwa ini berlangsung pada hari Minggu, tepatnya tanggal 31 Mei 2016. Pantauan langsung di lokasi menunjukkan tingginya antusiasme dan kedisiplinan umat dalam menjalankan setiap rangkaian ritual.
Dilansir dari detikTravel, momen perayaan Waisak di Ekayana Arama ini menjadi pengingat penting akan sejarah ajaran Buddha. Umat berkumpul untuk merenungkan tiga peristiwa utama yang diperingati dalam Waisak.
Tiga peristiwa penting tersebut mencakup kelahiran Pangeran Siddharta Gautama, momen pencerahan sempurna yang dicapai oleh Petapa Gautama, serta wafatnya atau parinirwana Buddha Gautama. Hal ini menjadi inti spiritual perayaan Waisak.
"Di Wihara Ekayana Arama, Kebon Jeruk, suasana ibadah Hari Raya Waisak terasa sejak pagi, ketika ribuan umat Buddha mengikuti prosesi pindapata dan rangkaian puja bhakti dengan penuh kekhidmatan di tengah ibu kota," demikian deskripsi suasana yang dapat diamati pada hari itu.
"Pantauan detikTravel di lokasi pada Minggu (31/5/2016), umat Buddha Jabodetabek mendatangi wihara sejak pagi," ujar salah satu catatan observasi mengenai waktu kedatangan para peserta.