JAKARTAHYPE.COM - Komedian senior Nunung masih menyimpan beban penyesalan yang mendalam terhadap mendiang ibunya, Djuwarti. Rasa bersalah ini terus menghantui Nunung sejak sang ibu berpulang pada tanggal 19 April 2020 di Solo.
Peristiwa duka tersebut terjadi pada waktu yang sangat sulit bagi Nunung dan suaminya. Saat itu, keduanya sedang menjalani proses rehabilitasi narkoba di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) yang berlokasi di Cibubur, Jakarta Timur.
Meskipun sempat mendapatkan izin untuk pulang ke Solo di tengah masa rehabilitasinya, momen tersebut meninggalkan jejak penyesalan yang kuat bagi Nunung. Kondisi ketidakberdayaannya saat itu membuatnya merasa bersalah hingga kini.
Fakta menyedihkan ini terungkap ketika Nunung hadir sebagai bintang tamu dalam acara bincang-bincang televisi. Ia mengakui bahwa hingga saat ini, ia belum memiliki kekuatan mental untuk mengunjungi dan menabur bunga di makam ibunya.
Perasaan bersalah tersebut semakin menguat karena sudah enam tahun berlalu sejak kepergian sang bunda tercinta. Nunung merasa bahwa seluruh kejadian yang menimpa keluarganya saat itu berawal dari kesalahannya sendiri.
Saat menjadi bintang tamu di acara Pagi Pagi Ambyar pada hari Rabu (1/7/2026), Nunung menyampaikan perasaannya secara terbuka kepada publik. Ia mengungkapkan kerinduan yang besar untuk bisa berziarah.
"Belum (ke makam). Ada keinginan pasti ada, keinginan terus kepengin ke makam ibu," ujar Nunung saat menjadi bintang tamu Pagi Pagi Ambyar, Rabu (1/7/2026).
Nunung melanjutkan bahwa keraguan muncul mengenai kesiapan batinnya untuk menghadapi realitas tersebut. Ia merasa sangat terbebani oleh situasi yang terjadi saat ibunya meninggal dunia.
"Cuma nggak tahu ya.... Kayak kuat, nggak, kuat, nggak, aku? Karena aku merasa apa ya, ya ini gara-gara aku semua gitu loh," kata Nunung, mengungkapkan inti dari rasa bersalah yang ia tanggung selama ini.