JAKARTAHYPE.COM - Faktor penentu panjang umur seseorang ternyata tidak hanya terbatas pada kebiasaan sehari-hari seperti pola makan sehat dan rutin berolahraga. Kini, muncul dugaan kuat bahwa kode genetik yang tersemat dalam golongan darah juga memainkan peran signifikan.

Beberapa studi medis terkini mulai mengungkap adanya koneksi yang mengejutkan antara klasifikasi golongan darah seseorang dengan tingkat ketahanan tubuh mereka terhadap berbagai jenis penyakit kronis. Temuan ini membuka perspektif baru dalam ilmu kedokteran mengenai prediksi usia panjang.

Hal ini mengacu pada data yang termuat dalam sebuah publikasi ilmiah penting mengenai kaitan antara tipe darah dan kesehatan. Data tersebut menunjukkan adanya disparitas yang cukup mencolok dalam angka harapan hidup antar golongan darah yang berbeda.

Informasi ini disarikan dari buku berjudul 'The Answer is in Your Bloodtype' yang ditulis oleh dua tokoh penting di bidang kesehatan. Kedua penulis tersebut adalah Dr Steven M Weissberg dan Joseph Christiano.

Dilansir dari buku tersebut, ditemukan bahwa tiap golongan darah memiliki angka harapan hidup yang berbeda satu sama lain. Perbedaan ini cukup kontras dan patut menjadi perhatian lebih lanjut oleh komunitas ilmiah.

"Terdapat perbedaan angka harapan hidup yang cukup kontras pada setiap golongan darah," ungkap penemuan yang termuat dalam buku tersebut. Hal ini mengindikasikan adanya predisposisi genetik tertentu.

Penelitian ini secara spesifik menyoroti bahwa golongan darah O diprediksi memiliki potensi usia harapan hidup yang lebih panjang, bahkan bisa mencapai rata-rata hingga 87 tahun. Angka tersebut menjadi pembeda utama dalam studi ini.

Kaitan mengejutkan ini terletak pada tingkat ketahanan tubuh golongan darah O terhadap penyakit-penyakit yang bersifat kronis. Mekanisme biologis di balik fenomena ini masih terus menjadi fokus penelitian lanjutan.

Menurut temuan dalam buku tersebut, berbagai variabel genetik yang terkait dengan golongan darah memengaruhi respons imun dan kerentanan terhadap degenerasi sel. Hal ini menjadi dasar prediksi umur panjang tersebut.