JAKARTAHYPE.COM - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui program asuransi kesehatan Medicare akan segera menerapkan kebijakan baru yang sangat dinantikan oleh jutaan pesertanya. Kebijakan ini memungkinkan peserta Medicare mendapatkan akses ke obat suntik penurun berat badan populer, seperti Wegovy dan Zepbound, dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Hal ini akan mulai diberlakukan melalui sebuah program percontohan (pilot) yang diberi nama Bridge Model. Program ini secara resmi dijadwalkan mulai berjalan pada tanggal 1 Juli 2026 mendatang, memberikan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sebelum adanya intervensi subsidi ini, biaya pengobatan menggunakan Wegovy dan Zepbound sangat tinggi, seringkali melebihi US$ 1.000 per bulan atau setara dengan sekitar Rp 16 juta. Dengan skema subsidi baru ini, peserta yang memenuhi syarat berpotensi hanya perlu membayar sekitar US$ 50 per bulan.

Salah satu calon penerima manfaat program ini adalah Mary Abrahamson, seorang wanita berusia 71 tahun, yang telah merasakan manfaat nyata dari obat golongan GLP-1. Ia menyatakan bahwa perubahan fisiknya telah membawa dampak besar pada kualitas hidupnya secara keseluruhan.

"Dengan penurunan berat badan ini, saya merasa 10 tahun lebih muda. Obat ini mengubah hidup saya menjadi lebih baik," ujar Mary Abrahamson.

Mary dan suaminya selama ini harus mengeluarkan biaya ratusan dolar setiap bulan untuk mendapatkan obat GLP-1 racikan yang serupa. Jika mereka berhasil masuk dalam program Medicare ini, penghematan ratusan dolar tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan finansial lainnya.

Namun, perlu dicatat bahwa program Bridge Model ini tidak berlaku untuk seluruh peserta Medicare secara otomatis. Peserta wajib terdaftar dalam Medicare Part D dan harus memenuhi kriteria indeks massa tubuh (BMI) serta kondisi kesehatan spesifik yang telah ditetapkan.

Secara umum, kriteria utama adalah peserta harus memiliki BMI 35 atau lebih untuk memenuhi syarat awal. Bagi mereka yang memiliki BMI antara 27 hingga 35, diperlukan adanya penyakit penyerta, seperti hipertensi yang tidak terkontrol, riwayat stroke atau serangan jantung, atau penyakit ginjal kronis.

Terdapat pengecualian penting dalam program ini, yakni peserta yang sudah menerima obat GLP-1 melalui Medicare atau mereka yang sudah terdiagnosis menderita diabetes tipe 2 tidak akan termasuk dalam cakupan Bridge Model ini.