Jakarta, JakartaHype.com - Bagi warga Jakarta, momen menjelang azan Maghrib bukan sekadar soal menunggu waktu berbuka, melainkan sebuah perayaan budaya yang disebut ngabuburit dengan berburu takjil

Di tengah hiruk-pikuk kota, aroma gorengan yang gurih beradu dengan manisnya santan kolak, menciptakan simfoni aroma yang hanya bisa ditemukan setahun sekali. Dari sudut-sudut sempit hingga pelataran masjid megah. 

Lebih lengkapnya, berikut adalah lima titik legendaris yang menjadi "kiblat" perburuan takjil di ibu kota.

1. Benhil: Sang Episentrum Takjil

Jika ada satu tempat yang menyandang gelar "Pusat Takjil Jakarta", maka Bendungan Hilir (Benhil) adalah jawabannya. Setiap Ramadan, kawasan ini bertransformasi menjadi lautan tenda yang menjajakan ribuan jenis kudapan. 

Dengan harga mulai dari Rp5.000, pengunjung bisa memanjakan lidah dengan bubur kampiun yang kaya rasa, bubur jagung khas Aceh yang legit, hingga lemang yang dibakar sempurna. Benhil adalah definisi dari keriuhan Ramadan yang sesungguhnya.

2. Blok M: Persilangan Tradisi dan Tren

Bergeser ke Jakarta Selatan, kawasan Blok M menawarkan pengalaman yang lebih dinamis. Di sini, takjil tidak hanya soal kolak dan lontong. Para pencinta kuliner bisa menemukan perpaduan unik antara jajanan pasar Nusantara di pelataran Blok M Square dengan sentuhan kuliner Jepang di area Little Tokyo. 

Blok M tetap menjadi magnet utama bagi generasi muda yang ingin berburu takjil viral sekaligus menikmati suasana kafe estetik untuk berbuka bersama.