JAKARTAHYPE.COM - Polda Metro Jaya terus menunjukkan keseriusan dalam mendalami kasus dugaan penipuan yang melibatkan perusahaan perjalanan umrah, Hanania Group. Proses penyidikan saat ini difokuskan pada pengumpulan keterangan dari berbagai pihak terkait kasus tersebut.

Hingga saat ini, penyidik telah memanggil sejumlah saksi yang memiliki kaitan dengan Hanania Group. Pemeriksaan ini mencakup beberapa nama dari kalangan influencer dan artis yang sebelumnya diketahui pernah menjalin kerja sama promosi dengan perusahaan travel itu.

Penanganan kasus ini secara spesifik ditangani oleh Subdit Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Langkah ini menunjukkan bahwa penyelidikan telah memasuki tahapan yang lebih mendalam dalam mengungkap seluruh jaringan kasus ini.

Komisaris Polisi Andaru Rahutomo selaku Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya memberikan pembaruan mengenai perkembangan proses penyidikan yang telah berjalan selama ini. Perkembangan ini disampaikan langsung dari Polda Metro Jaya.

"Jadi sejauh ini kami telah memeriksa sebanyak 140 orang saksi, di mana 122 saksi merupakan saksi korban, sisanya merupakan saksi peristiwa," kata Kompol Andaru Rahutomo saat memberikan keterangan kepada awak media pada Kamis (11/6/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa mayoritas saksi yang telah diperiksa adalah mereka yang merasa dirugikan atau menjadi korban langsung dari dugaan penipuan yang dilakukan oleh Hanania Group. Jumlah korban yang teridentifikasi sejauh ini cukup signifikan.

Selain memeriksa para korban, penyidik juga fokus pada saksi-saksi yang memiliki peran dalam peristiwa atau pernah berinteraksi profesional dengan pihak travel tersebut, termasuk figur publik yang hari ini dijadwalkan hadir.

Informasi mengenai jadwal pemeriksaan lima figur publik hari ini merupakan bagian dari upaya penyidik untuk melengkapi konstruksi perkara dan memahami sejauh mana keterlibatan pihak-pihak lain dalam operasional Hanania Group.

Dikutip dari sumber berita, pemeriksaan terhadap para saksi ini bertujuan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai modus operandi perusahaan dalam menawarkan paket perjalanan umrah kepada masyarakat luas.