JAKARTA, JakartaHype.comLenovo resmi memperkuat lini tablet di Indonesia dengan meluncurkan Lenovo IdeaTab Pro Gen 2. Perangkat ini dirancang untuk mendukung produktivitas, pembelajaran, hingga hiburan dalam satu paket yang ringkas dan bertenaga.

Penjualan perdana untuk Lenovo IdeaTab Pro Gen 2 akan dimulai pada 25 Juni hingga 31 Juli 2026, baik melalui kanal penjualan online maupun offline.

Lenovo membanderol IdeaTab Pro Gen 2 mulai dari harga Rp8.899.000, sudah termasuk perangkat Lenovo Tab Pen Plus. Sementara itu, varian yang dilengkapi dengan Lenovo 2-in-1 Keyboard Pack ditawarkan mulai Rp9.899.000. Selama periode promosi tersebut, konsumen juga berkesempatan mendapatkan sling bag 14 inci melalui mekanisme klaim, selama persediaan masih ada.

Produktivitas Setara PC dan Baterai Tahan Lama

Salah satu daya tarik utama IdeaTab Pro Gen 2 adalah kehadiran WPS Office dengan kapabilitas PC Level. Fitur ini memberikan pengalaman produktivitas layaknya menggunakan komputer pribadi melalui antarmuka bergaya desktop, mendukung sinkronisasi cloud, serta kompatibilitas penuh dengan berbagai format dokumen Microsoft Office, baik secara online maupun offline.

Perangkat ini juga dibekali baterai berkapasitas besar 10.200mAh, dirancang untuk mendukung aktivitas pengguna sepanjang hari tanpa perlu sering mengisi daya, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan perangkat yang fleksibel dan portabel.

"Melalui IdeaTab Pro Gen 2, Lenovo mempertegas komitmennya dalam menghadirkan perangkat yang mendukung produktivitas, pembelajaran, dan hiburan dalam satu pengalaman yang seamless," ujar Santi Nainggolan, Consumer Lead Lenovo Indonesia.

Santi menambahkan bahwa perangkat ini memungkinkan pengguna tetap produktif layaknya menggunakan laptop, namun dengan fleksibilitas khas tablet. "Paket bundling dengan Lenovo 2-in-1 Keyboard dengan Trackpad dan Lenovo Tab Pen Plus melengkapi kebutuhan produktivitas, menjadikan IdeaTab Pro Gen 2 solusi praktis untuk bekerja, belajar, dan berkreasi di mana saja," tambahnya.

Performa dan Fitur Cerdas