JAKARTAHYPE.COM - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah mengumumkan penyesuaian signifikan pada jadwal operasional layanan bus mereka untuk Hari Raya Iduladha tahun 1447 Hijriah. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap momen keagamaan penting bagi umat Muslim di Indonesia.

Penyesuaian jadwal ini secara spesifik berlaku pada Rabu, 27 Mei 2026, yang merupakan tanggal perayaan Iduladha. Seluruh layanan bus Transjakarta akan memulai operasinya pada pukul 09.00 WIB pada hari tersebut, berbeda dari jadwal reguler yang biasanya dimulai sangat pagi.

Pada hari normal, operasional Transjakarta, termasuk layanan Bus Rapid Transit (BRT), non-BRT, dan Mikrotrans, telah dimulai sejak pukul 05.00 WIB. Perubahan waktu mulai operasional ini bertujuan untuk memberikan waktu yang cukup bagi para petugas untuk menjalankan ibadah salat Id.

Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, memberikan keterangan resmi mengenai kebijakan ini dari Jakarta. Beliau menekankan bahwa perubahan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan spiritual para staf.

"Penyesuaian ini dilakukan sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap pelaksanaan ibadah Hari Raya Iduladha tanpa mengurangi komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal bagi pelanggan," ujar Ayu Wardhani.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa meskipun ada penundaan jadwal, komitmen Transjakarta terhadap pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Perusahaan memastikan bahwa layanan akan tetap dapat diakses oleh masyarakat, meskipun dengan waktu mulai yang sedikit bergeser.

Dampak dari penyesuaian ini mencakup seluruh lini layanan yang dikelola oleh operator transportasi publik tersebut. Ini berarti moda BRT, bus non-BRT, hingga layanan Mikrotrans akan mengikuti jam operasional baru yang dimulai pukul sembilan pagi.

Informasi ini disampaikan kepada publik pada hari Rabu, 27 Mei 2026, sehingga para pengguna jasa transportasi umum dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik. Hal ini penting untuk menghindari kebingungan di hari libur nasional tersebut.

Dilansir dari pemberitaan terkait, kebijakan ini menunjukkan upaya perusahaan dalam menyeimbangkan tanggung jawab operasional dengan penghormatan terhadap hari besar keagamaan. Transjakarta berupaya memastikan kenyamanan operasional bagi staf sekaligus layanan bagi penumpang.