JAKARTAHYPE.COM - Kerja sama strategis antara Indonesia dan Federasi Rusia dalam sektor energi nuklir telah mencapai babak baru. Kesepakatan penting ini secara resmi ditandatangani pada hari Kamis, 14 Desember 2023, yang menandai komitmen kedua negara untuk masa depan energi nasional.

Penandatanganan dokumen kesepakatan tersebut dilaksanakan di Moskow, Rusia. Perjanjian ini melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai wakil dari Pemerintah Indonesia dan Rosatom State Atomic Energy Corporation dari pihak Rusia.

Momen bersejarah ini turut disaksikan secara langsung oleh delegasi tingkat tinggi dari kedua belah pihak. Hadir dalam acara tersebut adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Arifin Tasrif, serta Direktur Utama Rosatom, Alexey Likhachev.

Kesepakatan ini dipandang sebagai langkah fundamental dan visioner dalam rangka mengamankan pasokan energi Indonesia di masa mendatang. Energi nuklir disiapkan sebagai salah satu pilar utama dalam bauran energi nasional yang lebih bersih.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menekankan bahwa kerja sama ini merupakan bagian integral dari strategi besar transisi energi Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencapai target ambisius Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

"Pemanfaatan energi nuklir sebagai sumber energi bersih merupakan bagian dari upaya kita mendukung transisi energi menuju pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060," ujar Arifin Tasrif dalam keterangan resminya, Kamis (14/12/2023).

Kesepakatan ini secara spesifik mencakup berbagai aspek pengembangan teknologi nuklir yang akan diterapkan di Indonesia. Ruang lingkup kerja sama mencakup transfer pengetahuan, pengembangan infrastruktur, hingga potensi pembangunan reaktor energi.

Dilansir dari INFOTREN.ID, penandatanganan di Moskow ini bukan sekadar formalitas, melainkan implementasi nyata dari diplomasi energi yang telah dibangun kedua negara. Ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menjajaki opsi energi rendah karbon.

Peran BRIN dalam kemitraan ini sangat vital, mengingat badan tersebut bertanggung jawab atas riset dan inovasi teknologi di Indonesia. Kolaborasi dengan Rosatom diharapkan dapat mengakselerasi kemandirian teknologi nuklir Indonesia.