JAKARTAHYPE.COM - Sebuah adegan romantis nan mengharukan berhasil menarik perhatian publik dan menjadi viral di berbagai platform media sosial baru-baru ini. Kejadian ini berlangsung tepat di garis finis ajang Jakarta International Marathon (Jakim) 2026.
Apa yang menjadi sorotan utama adalah aksi seorang pelari pria yang berlutut dan melamar kekasihnya yang baru saja menyelesaikan kategori lari jarak penuh, yakni marathon 42 kilometer. Momen tersebut terjadi di tengah euforia dan suasana kelelahan fisik para peserta.
Peristiwa ini diunggah oleh akun Instagram @edho_budiman, yang mengonfirmasi bahwa lamaran tersebut berjalan sukses dengan respons positif dari sang kekasih. Unggahan tersebut segera mendapatkan respons luas dari warganet yang turut berbahagia atas kabar baik itu.
"Dan dia menjawab YA!!! Tim When yaaaaa silahkan berdoa 🙏," tulis akun Instagram @edho_budiman mengenai momen bahagia tersebut, mengindikasikan bahwa lamaran diterima dengan baik oleh sang wanita, Dikutip dari akun Instagram @edho_budiman.
Wanita yang mengenakan hijab dan perlengkapan olahraga senada tersebut menunjukkan ekspresi terkejut bercampur bahagia yang tak tertahankan. Ia terlihat menutup mulutnya, seolah tak percaya bahwa kejutan besar menantinya setelah melewati tantangan fisik yang berat tersebut.
Video momen emosional tersebut telah ditonton lebih dari 1,1 juta kali, memicu banjir komentar dari netizen yang ikut merasakan kebahagiaan sekaligus mendoakan kelanjutan hubungan pasangan tersebut. Beberapa komentar menunjukkan rasa haru melihat romantisme yang terjadi di tengah arena olahraga.
Pria yang melancarkan aksi romantis ini diketahui bernama M. Rajib Farieztu (29 tahun), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di kejaksaan dan berasal dari Palembang, Sumatra Selatan. Rajib mengungkapkan bahwa rencana ini telah ia persiapkan sejak lama.
"Jadi niat ini sudah saya siapkan dari bulan 11 (November) 2025 untuk melamar pasangan saya saat event. Kebetulan pasangan saya ikut yang Full Marathon dan saya sengaja ikut yang Half Marathon biar saya bisa mempersiapkan dan menunggu dia di garis finish," ungkap Rajib saat diwawancarai secara eksklusif, Dikutip dari Wolipop.
Rajib memilih momen penyelesaian lari di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) karena memiliki makna mendalam baginya. Baginya, melamar di tempat bersejarah tersebut dan disaksikan banyak orang adalah kebanggaan tersendiri.