JAKARTAHYPE.COM - Keputusan mengenai jadwal pertandingan krusial antara Inggris melawan Meksiko dalam ajang Piala Dunia telah mencapai titik final. Meskipun terdapat pertimbangan matang mengenai potensi cuaca ekstrem yang menghantui, jadwal pertandingan tetap dipertahankan seperti semula.

Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di lokasi ikonik, yaitu Stadion Azteca, Mexico City. Tanggal pelaksanaannya ditetapkan pada hari Minggu, 5 Juli 2026, dengan kick-off dijadwalkan pukul 18.00 waktu setempat.

Sebelumnya, otoritas sepak bola dunia, FIFA, sempat melakukan kajian mendalam mengenai kemungkinan perubahan waktu mulai pertandingan. Hal ini dilakukan sebagai respons langsung terhadap kejadian sebelumnya yang sempat diganggu oleh intensitas hujan deras.

Opsi yang sempat dipertimbangkan adalah memajukan waktu kick-off menjadi pukul 12.00 siang. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi dan menghindari potensi buruknya kondisi cuaca yang diperkirakan terjadi pada malam hari.

Namun, setelah melalui evaluasi komprehensif, opsi perubahan waktu tersebut akhirnya dibatalkan oleh pihak penyelenggara. Keputusan ini diambil karena adanya risiko baru yang muncul jika pertandingan digelar pada siang hari.

Pertandingan yang digelar pada siang hari dinilai membawa risiko yang lebih besar, terutama terkait dengan kenaikan suhu udara yang signifikan. Hal ini tentu saja menjadi pertimbangan penting dalam menjaga kondisi fisik para atlet.

Faktor geografis Stadion Azteca menambah kompleksitas situasi laga tersebut, mengingat lokasinya berada pada ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Ketinggian ini menyebabkan kadar oksigen di udara menjadi lebih tipis.

Kondisi ketinggian tersebut secara langsung meningkatkan risiko dehidrasi serta potensi kelelahan ekstrem bagi para pemain yang bertanding. Tantangan ini menjadi perhatian serius bagi semua tim yang akan berlaga di venue tersebut.

Perhatian khusus diberikan kepada skuad Inggris, mengingat mereka memiliki waktu adaptasi yang relatif minim terhadap kondisi atmosfer yang berbeda secara drastis tersebut.