Jakarta, JakartaHype.com - Pernah merasa bingung dengan cuaca belakangan ini? Paginya jemuran cepat kering karena panas menyengat, tapi sorenya tiba-tiba langit gelap dan turun hujan deras. BMKG menyebut fenomena ini sebagai ciri khas masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke kemarau.
Kenapa Siang Bolong Terasa Sangat Panas?
Ternyata, saat ini Angin Monsun Australia mulai menguat masuk ke Indonesia. Angin ini sifatnya kering, sehingga awan-awan di langit jadi lebih sedikit.
Karena langit "bersih" tanpa awan, sinar matahari langsung menyengat ke bumi tanpa ada penghalang. Itulah sebabnya suhu di beberapa tempat seperti Sumatra Utara dan Aceh bisa tembus sampai 36,8°C.
Lalu, Kenapa Sorenya Malah Hujan Deras?
Nah, panas yang sangat terik di siang hari itu justru memicu penguapan air yang sangat kuat (proses konveksi). Uap air ini berkumpul dengan cepat dan berubah jadi awan hujan di sore hari.
Ciri-ciri hujan saat masa peralihan ini:
Turunnya mendadak di sore atau malam hari.
Hujannya tidak merata (di satu jalan hujan, di jalan lain kering).