JAKARTAHYPE.COM - Kepergian komedian Simson Rarameha Ngadang, yang akrab disapa Temon, telah meninggalkan duka yang mendalam bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan. Kehilangan sosok ayah tercinta ini menjadi pukulan berat bagi mereka.
Putri kelima Temon, Rambu, membagikan kenangannya tentang sang ayah. Ia mengungkapkan betapa ayahnya selalu hadir di setiap fase penting dalam kehidupannya.
Rambu menekankan bahwa mendiang ayahnya tidak pernah lelah untuk mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anaknya. Ajaran ini menjadi bekal berharga bagi mereka.
Suasana duka terasa kental di rumah duka yang berlokasi di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada hari Minggu, 12 Juli 2026. Keluarga berkumpul untuk mengenang almarhum.
Di tengah suasana yang penuh haru tersebut, Rambu mengaku kesulitan untuk menggambarkan sosok ayahnya di matanya. Ayahnya adalah figur yang sangat istimewa baginya.
"Menurut saya... susah sih dipake kata-kata gitu. Kayak ya sudah, sosok Ayah yang... gimana ya? Ya hebat lah. Kayak... hebat lah, enggak tahu bingung," ujar Rambu.
Ungkapannya ini menggambarkan betapa mendalamnya rasa sayang dan kekaguman Rambu terhadap ayahnya. Sang ayah memang memiliki tempat tersendiri di hatinya.
Wisuda menjadi salah satu momen penting yang Rambu kenang bersama ayahnya. Momen tersebut kini menjadi kenangan terakhir yang sangat berharga baginya.
Ajaran kebaikan yang selalu ditanamkan Temon kepada Rambu dan saudara-saudaranya akan terus menjadi pegangan hidup mereka. Nilai-nilai tersebut akan terus diwariskan.