JAKARTAHYPE.COM - Pada hari Jumat, 29 Mei 2026, pasar modal Indonesia menyaksikan lonjakan signifikan pada sejumlah saham yang memiliki afiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu. Kinerja positif ini terlihat sejak sesi pembukaan perdagangan, di mana beberapa emiten mencapai batas penguatan harga tertinggi yang diizinkan oleh bursa.

Salah satu saham yang paling menarik perhatian adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Saham BREN dilaporkan melonjak sebanyak 25%, setara dengan kenaikan 660 poin, hingga mencapai level harga Rp3.300 per lembar.

Pergerakan BREN ini terus berlanjut hingga pukul 09.37 WIB, di mana harga saham tersebut bertahan di posisi Rp3.300. Total volume perdagangan untuk BREN mencapai 412,71 juta lembar dengan nilai transaksi fantastis yaitu Rp1,36 triliun.

Selain BREN, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga menunjukkan performa impresif. Saham CUAN tercatat melesat 24,75% sejak pasar dibuka, menambahkan 125 poin menjadi diperdagangkan pada harga Rp630 per saham.

Pada waktu yang sama, saham CUAN berhasil mempertahankan posisinya di level Rp630, didukung oleh nilai transaksi akumulatif yang mencapai Rp747,53 miliar pada saat pemantauan dilakukan.

Selanjutnya, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), emiten konglomerasi lainnya, mencatatkan kenaikan tajam sebesar 20,26% ke level harga Rp1.870. Saham ini menunjukkan atraksi kuat setelah dibuka pada harga awal Rp1.700.

BRPT bahkan sempat menyentuh harga tertingginya di angka Rp1.920, dengan total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp730,75 miliar selama pergerakan tersebut berlangsung.

Emiten kontraktor pertambangan yang juga berada di bawah naungan Prajogo Pangestu, yakni PT Petrosea Tbk (PTRO), turut menyumbang dalam tren positif ini. Saham PTRO dibuka pada level Rp3.900 dan berhasil melaju signifikan.

PTRO mencatatkan kenaikan sebesar 16,04%, atau setara dengan 600 poin, membawa harga sahamnya mencapai level Rp4.340, dengan titik tertinggi sementara berada di angka Rp4.500.