JAKARTAHYPE.COM - Sebuah penemuan medis yang sangat tidak biasa telah menggemparkan dunia ilmu pengetahuan di Inggris baru-baru ini. Para mahasiswa kedokteran dan staf pengajar di sebuah institusi pendidikan tinggi secara tak terduga menemukan anomali anatomi yang amat langka pada tubuh seorang pria.
Kasus langka ini melibatkan seorang pria berusia 78 tahun yang mendonasikan tubuhnya untuk keperluan penelitian ilmiah setelah meninggal dunia. Penemuan mengejutkan ini baru terungkap sepenuhnya setelah proses otopsi jenazah dimulai.
Secara visual dari luar, tubuh pria tersebut tampak sepenuhnya normal dan tidak menunjukkan adanya kelainan pada organ vitalnya. Kondisi ini membuat para peneliti awalnya tidak mendeteksi adanya anomali struktural yang signifikan pada tubuh pria tersebut.
Kejadian ini terjadi ketika mahasiswa sedang melaksanakan proses pembedahan rutin di area panggul jenazah sebagai bagian dari kurikulum anatomi mereka. Saat itulah mereka mulai menemukan struktur yang tidak sesuai dengan atlas anatomi standar.
Saat dilakukan investigasi lebih mendalam di area yang seharusnya hanya berisi satu organ, mahasiswa menemukan adanya dua struktur penis tambahan yang tersembunyi. Ketiga organ tersebut ternyata berada di dalam kantong skrotum pria tersebut.
Kondisi medis yang memiliki tiga penis, atau secara teknis dikenal sebagai poliandri, merupakan kondisi yang amat jarang terjadi dalam catatan medis global. Penemuan ini menambah data penting mengenai variasi anatomi manusia yang mungkin terjadi.
"Para mahasiswa dan pengajar kedokteran secara tidak sengaja menemukan kasus anatomi tubuh yang sangat langka, yakni seorang pria berusia 78 tahun, memiliki tiga penis," Dikutip dari hasil dokumentasi awal kasus tersebut.
"Kondisi medis yang amat jarang terjadi ini baru terungkap setelah pria tersebut meninggal dunia dan mendonasikan tubuhnya untuk kepentingan penelitian sains," Dikutip dari keterangan pihak sekolah kedokteran.
"Secara kasatmata luar tubuh pria tersebut tampak normal dan hanya terlihat memiliki satu alat kelamin," Dikutip dari catatan medis saat pemeriksaan awal.